Sidang Perkara Korupsi Ekspor CPO Kembali Digelar, 5 Terdakwa Bacakan Eksepsi

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang dugaan korupsi perizinan persetujuan ekspor (PE) minyak sawit atau crude palm oil (CPO) oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Lima orang terdakwa duduk di kursi pesakitan.

Dalam persidangan hari ini, majelis hakim telah mengagendakan pembacaan eksepsi atau keberatan dari terdakwa atas dakwaan jaksa di persidangan sebelumnya.

"Agenda untuk eksepsi," tulis laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakpus, Selasa, 6 September 2022.

Kelima terdakwa yakni, mantan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indra Sari Wisnu Wardhana, didakwa rugikan negara total Rp18 triliun.

Perbuatan tersebut dia dilakukan bersama tim asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei; Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor; Senior Manager Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari, Stanley Ma; dan General Manager (GM) Bagian General Affair PT Musim Mas, Pierre Togar Sitanggang.

Mereka melakukan perbuatan melawan hukum atas terbitnya perizinan PE CPO oleh Kementerian Perdagangan. Mereka juga didakwa memperkaya diri, orang lain, dan korporasi. Yakni, Grup Wilmar, Grup Musim Mas, dan Grup Permata Hijau.

Perbuatan mereka diketahui telah merugikan keuangan negara dan perekonomian negara total Rp18 triliun. Terdiri dari keuangan negara yang dirugikan Rp6.047.645.700.000 dan perekonomian negara sejumlah Rp12.312.053.298.925.

Terhadap kelima terdakwa, Indra, Lin Che Wei, Master, Stanley, dan Pierre didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. [lia]