Sido Muncul Beri Bantuan Senilai Rp500 Juta untuk Korban Gempa di Cianjur

Merdeka.com - Merdeka.com - Bencana gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11) bukan hanya menyebabkan ratusan rumah hancur, tapi juga memunculkan korban jiwa.

Ya, lebih dari 300 orang mengalami luka-luka dan sekitar 162 orang dinyatakan meninggal dunia. Berkaitan dengan peristiwa tersebut, PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, TBK ikut menyampaikan duka mendalam.

"Kami ikut berbelasungkawa atas bencana yang terjadi di Cianjur. Semoga cepat pulih dan keadaannya bisa lebih membaik," ujar Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dalam acara konferensi pers Bantuan Bencana Alam Cianjur di kantor Sido Muncul, Cipete, Jakarta Selatan, pada rabu (23/11).

bantuan untuk cianjur dari sido muncul
bantuan untuk cianjur dari sido muncul

©2022 Merdeka.com

Dalam kesempatan itu, Irwan juga ikut berpartisipasi dan bergotong-royong dengan cara memberi bantuan kepada para korban, agar warga yang terdampak dapat pulih lebih cepat.

"Bantuan kami berupa 5 ton beras, obat-obatan, jamu-jamuan, seperti Tolak Angin, minuman, dan vitamin C, dan masih banyak lagi," ujar Irwan.

bantuan untuk cianjur dari sido muncul
bantuan untuk cianjur dari sido muncul

©2022 Merdeka.com

Lebih lanjut, Irwan mengutarakan bahwa total bantuan obat dan jamu-jamuan senilai Rp440 juta dan sisanya sekitar Rp60 juta diberikan dalam bantuan beras. Itu artinya, Sido Muncul memberi bantuan untuk korban bencana alam Cianjur senilai Rp500 juta.

Untuk alokasi atau pembagian wilayah mana saja yang mendapat bantuan, Irwan menegaskan bahwa pihaknya memberi kepercayaan kepada Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Rudy Saladin, MA yang saat ini menjabat sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana.

"Intinya, kami serahkan bantuan ini kepada Danrem karena bantuan itu pasti banyak sekali dari berbagai pihak. Bantuan ini akan disalurkan ke posko-posko yang membutuhkan," kata Irwan.

bantuan untuk cianjur dari sido muncul
bantuan untuk cianjur dari sido muncul

©2022 Merdeka.com

Terkait pemberian bantuan dalam bentuk produk, Irwan menjelaskan, pihaknya ingin meringankan pekerjaan dari para pejabat setempat. Menurutnya, jika diberikan dalam bentuk uang tunai, kemungkinan mereka akan sulit untuk membelanjakan segala kebutuhan para korban bencana.

"Maka dari itu, bantuannya dalam bentuk produk senilai Rp500 juta agar lebih mudah. Kalau uang, mungkin akan repot sekali karena semua petugas mulai dari TNI, Polisi, dan pemerintah kabupaten setempat pasti sibuk. Jadi memang kami serahkan semua bantuan ini ke Danrem," ujar Irwan. [stm]