Sidoarjo Siapkan Satu Kecamatan Masuki Zona Hjiau COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menyiapkan Kecamatan Jabon untuk menjadi zona hijau COVID-19 menyusul adanya enam orang pasien dari sembilan kasus positif terpapar virus corona berhasil disembuhkan.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mendorong wilayah Kecamatan Jabon berubah status menjadi zona hijau.

"Jumlah kasus positif COVID-19 di kecamatan Jabon beberapa hari terakhir ini menurun, setelah enam orang dari sembilan kasus positif sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19," ujar dia, Selasa, 23 Juni 2020.

Ia mengatakan selain desa Permisan, ada lima desa lain di Jabon yang mendirikan kampung tangguh, yakni desa Dukuhsari, Kedungcangkring, Panggreh, Kupang, dan Desa Keboguyang. "Enam kampung tangguh yang ada di Jabon tingkat penyebaran COVID-19 sangat rendah," katanya, dilansir dari Antara.

Menurut dia, kampung tangguh sangat penting karena bukan hanya menjaga yang merah agar bisa menjadi kuning dan hijau, tetapi menjaga hijau agar tetap hijau.

"Dibanding dengan kecamatan lain, Jabon masih tergolong ringan. Penyebaran tidak begitu luas dibanding kecamatan lain, seperti Waru. Kasus di Kecamatan Waru masih tinggi ada satu RW dengan 25 kasus positif COVID-19," katanya.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mempersilakan Forkopimka untuk menunjuk satu kampung tangguh yang akan dijadikan percontohan.

"Silakan Forkopimka menunjuk satu dari enam kampung tangguh di Jabon untuk dijadikan percontohan. Tingkat penyebaran COVID-19 di enam desa ini sangat rendah, bahkan mendekati hijau," ujarnya.

 

Bakal Jadi Contoh

Peta persebaran Corona COVID-19 di Jawa Timur pada Kamis, 14 Mei 2020. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Ia mengatakan, jika dalam waktu dekat kasus positif di Jabon tidak ada penambahan dan tiga orang yang saat ini sedang dalam perawatan isolasi segera sembuh, Jabon menjadi satu-satunya kecamatan yang berwarna hijau atau bebas dari COVID-19.

"Artinya, Jabon akan menjadi percontohan bagi kecamatan lainnya dalam menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.

Sebab, kata dia, tanpa adanya kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin akan sulit mencegah penyebaran COVID-19.

"Kami meluncurkan enam desa di Kecamatan Jabon. Kami juga mengapresiasi Kecamatan Jabon karena kasus positif tidak banyak, dari sembilan kasus yang sembuh enam orang," katanya.

Di Sidoarjo tercatat 1.220 pasien positif COVID-19, orang dalam pemantauan (ODP) 1.315 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 695 orang.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini