Siemens Beli Bisnis Kereta Api Otomatis Invensys

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

Frankfurt (AFP/ANTARA) - Perusahaan raksasa Jerman, Siemens, pada Rabu mengatakan bahwa pihaknya mencapai sebuah kesepakatan untuk membeli Invensys Rail dari perusahaan teknologi Inggris, Invensys, senilai 2,2 miliar euro (sekitar Rp27,2 triliun).


Siemens juga mengumumkan bahwa pihaknya berencana untuk melepaskan penanganan bagasi, kegiatan sortir pos dan parsel.


“Langkah kami saat ini merupakan langkah penting untuk memfokuskan pada kegiatan utama kami,” ujar Roland Busch, CEO Siemens Infrastructure & Cities, dalam sebuah pernyataan tertulis.


“Kami sangat tertarik dengan bisnis non-inti dengan potensi sinergi yang terbatas sementara memperkuat sebuah resiliensi dan bisnis yang kembali tinggi dengan mengombinasikan dua perusahaan disertai budaya yang sama dan potensi sinergi yang menarik,” tambahnya.


Invensys Rail, yang memiliki pendapatan sekitar 800 juta poundsterling (sekitar Rp12,2 triliun), merupakan sebuah perusahaan kontrol dan sinyal kereta (untuk membuat gerakan, suara, flash, dll yang memberikan informasi atau memberitahu orang-orang apa yang harus dilakukan) berdasarkan perangkat lunaknya, dan akan memperluas keberadaan Siemens di pasar kereta api otomatis global yang berkembang, tambahnya.


Kesepakatan tersebut tergantung persetujuan dari para pemegang saham dan regulasi Invensys, ujar Siemens.


Siemens mengatakan bahwa pada awal bulan ini mereka berencana untuk memperkuat bisnis utamanya dari empat cabang kegiatan, meliputi energi, kesehatan, industri dan infrastruktur.


Sebelumnya pada Rabu, Siemens mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan 80,5 persen dari unit produksi lampu Osram dengan tujuan untuk memroses daftar pasar saham yang direncanakan sejak lama dari anak perusahaanya kemudian.(dh/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...