Siemens Energy-Medco teken MoU dukung produksi energi rendah karbon

Siemens Energy, perusahaan teknologi energi asal Jerman, bekerja sama dengan anak usaha Medco Group, PT Medco Intidinamika, menandatangani Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendukung upaya percepatan transisi energi di Indonesia.

Medco dan Siemens sepakat untuk membangun kerja sama (joint venture) dan berkolaborasi secara erat di ranah produksi energi berkelanjutan, interkonektivitas regional, dan teknologi rendah karbon.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang menyaksikan penandatanganan MoU di Nusa Dua, Bali, Kamis, mengapresiasi kerja sama kedua perusahaan yang untuk mendukung percepatan investasi berkelanjutan dan inklusif di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi kerja sama Medco dan Siemens Energy ini. Melalui kerja sama ini, kami harap dapat menghadirkan arus masuk investasi asing langsung yang besar dan menciptakan banyak lapangan kerja. Ini pilihan yang bagus karena Indonesia memiliki peluang pasar tinggi dan bahan baku yang luar biasa serta hubungan yang baik dengan dunia," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Bahlil berharap kerja sama antara Medco dan Siemens Energy akan membangun momentum Presidensi G20 di Indonesia untuk mempercepat transisi energi berkelanjutan yang merupakan salah satu dari tiga pilar utama Presidensi G20.

Kerja sama tersebut bermaksud untuk mendirikan entitas Siemens Energy di Indonesia pada tahun 2023 dan melakukan investasi lokal yang bersifat substansial.

Wakil Presiden Senior Siemens Energy Asia Pasifik Samuel Morillon menyampaikan bahwa Siemens Energy merasa sangat bangga bisa menjadi mitra terpercaya Indonesia dalam bidang transisi energi.

Melalui pendirian entitas lokal, Morillon berharap untuk bisa memainkan peran strategis dalam upaya dekarbonisasi Indonesia.

"Kami melihat kerja sama ini sebagai bentuk kepercayaan dan titik pencapaian luar biasa dalam perjalanan dan komitmen jangka panjang kami untuk memberdayakan potensi energi di Indonesia secara berkelanjutan. Dengan ini, kami mendukung upaya Indonesia dalam beralih ke produksi energi berkelanjutan untuk mencapai nol emisi," ujar Morillon.

Sementara itu, Komisaris PT Medco Intidinamika Yaser Raimi Panigoro menyampaikan komitmen Medco untuk membangun infrastruktur energi Indonesia, salah satunya dengan mendatangkan mitra teknologi strategis dan dilengkapi teknologi energi bersih yang mudah diakses.

Selain itu, memperkuat kolaborasi serta memfasilitasi pertukaran teknologi dan informasi di bidang energi.

"Terima kasih kepada Kementerian Investasi/BKPM atas kerja sama yang baik dan kooperatif. Aliansi strategis Medco-Siemens Energy ini memungkinkan kami untuk memberikan solusi dekarbonisasi dan transisi energi yang cepat bagi Indonesia. Langkah strategis ini menjadi kontribusi kami bersama sebagai bangsa Indonesia dalam mendukung Indonesia untuk Pulih Bersama, Bangkit Perkasa," ucap Yaser Panigoro.

PT Medco Intidinamika melalui PT Multifab Fabrindo adalah anak perusahaan dari Medco Group, yang merupakan perusahaan induk investasi terbesar di Indonesia dalam sektor energi.

Sedangkan, Siemens Energy adalah perusahaan teknologi energi terkemuka di dunia yang menghadirkan produk, penawaran, serta solusi inovatif di seluruh rantai nilai energi.

Baca juga: DEN tekankan pentingnya peran pendanaan guna dukung transisi energi
Baca juga: Tiga pembangkit listrik EBT di Bali siap diperlihatkan saat KTT G20Baca juga: Luhut: RI rundingkan kerja sama pendanaan transisi energi