Sikap Kritis Fahri Hamzah Sempat Dibicarakan di Pimpinan PKS

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak tinggal diam atas kritik pedas Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah terhadap KPK. Fahri Hamzah pun sempat memberi penjelasan perihal sikap kritisnya tersebut di hadapan petinggi DPP PKS.

"Saya dan beberapa pimpinan DPP PKS pernah bicara dengan Fahri Hamzah tentang sikap kritis yang kontinyu terhadap KPK. Fahri Hamzah bilang, untuk mendukung KPK sudah begitu banyak orang. Tapi kita butuh yang kritisi. Dan saya akan berdiri di depan untuk lakukan itu," ujar Sekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq menirukan perkataan Fahri Hamzah, Selasa (4/10/2011).

Mahfudz menjelaskan, Fahri Hamzah bukan sekedar berkata beda terhadap KPK. Fahri mengaku, Kritik KPK ditujukan untuk membangun KPK lebih baik.

"Fahri Hamzah menjawab agar KPK bisa gunakan kewenangan dengan baik dan benar. Agar sistem bernegara ini tertutup dari celah korupsi. Lalu, segera kita kembalikan tugas penegakan hukum terhadap korupsi ke kepolisiaan dan kejaksaan sebagai lembaga permanen," ungkapnya.

Ketua Komisi I DPR RI ini mengemukakan, kritik Fahri Hamzah juga ditujukan untuk mengingatkan KPK di sektor penindakan dan pencegahan. Apalagi, selama ini energi KPK kerap berfokus pada penindakan berbekal laporan yang jumlahnya kian menumpuk.

"Sehebat-hebatnya KPK, enggak akan pernah mampu handle ini. Maka, diperlukan strategi dan prioritas. Agar tindakan sedikit, selektif tapi berdampak besar," urainya seraya menengarai, langkah KPK tersebut justru membuat lembaga penegak hukum di Indonesia sekedar berpangku tangan karena memilih mengalihkan semua kasus korupsi ke KPK.

"Pernahkah kita kritisi hal ini. Lalu apa konsep dan strategi KPK untuk fungsi pencegahan?" tanya Mahfudz.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.