Sikapi Rencana Kenaikan Harga BBM, Petinggi PKS Mulai Goyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Komunikasi Politik, Heri Budianto melihat beberapa para petinggi Partai Keadilan Sejahtera(PKS) mulai goyah dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak(BBM).

Hal ini tentu menunjukkan ada friksi dalam tubuh PKS, saat ini. Apalagi realitas politik berikutnya adalah pandangan fraksi-fraksi DPR tentang usulan pemerintah soal kenaikan harga BBM dalam Rapat Paripurna DPR Senin (17/6/2013) pekan depan.

"Saya melihat ada indikasi bahwa beberapa elit PKS sudah mulai goyah dengan sikap mereka yang berseberangan dengan setgab koalisi,"ujar Heri, saat diwawancarai Tribunnews.com, Jumat (14/6/2013).

Menurutnya, jika PKS pada akhirnya nanti ikut menyetujui kenaikan harga BBM maka ketidakpercayaan publik terhadap PKS semakin kuat. Ini tentu sangat merugikan PKS. Karena publik akan melihat ketidakkonsistenan PKS dalam bersikap.

Namun sebaliknya jika PKS tetap pada sikapnya menetang, maka sebaiknya PKS mundur dari koalisi, dan tidak perlu menunggu sikap tegas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Karena, dengan keluar dari setgab koalisi, justru akan menguntungkan PKS di mata publik. selain itu PKS bisa memainkan peran oposisi dan membangun partainya untuk 2014 dengan tidak terbebani dengan pemerintah,"kata Heri.

Sebelumnya, Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga anggota majelis syuro PKS Tifatul Sembiring mengatakan partainya mendukung penuh kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.