Silviana Lu siap persembahkan emas biliar untuk Papua

·Bacaan 3 menit

Kontingen tuan rumah Papua pada cabang olahraga biliar saat PON XX nanti akan diperkuat oleh salah satu atlet nasional yaitu Silviana Lu.

Di pundak dara kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 24 September 1998 itu, Papua menargetkan bisa merebut dua keping medali emas.

Target dua medali emas yang dibebankan kepada Silviana bukan tanpa alasan. Pasalnya, saat PON IX Jawa Barat tahun 2016, Silviana yang saat itu memperkuat tim Kalimantan Barat menggondol dua keping emas yaitu dari nomor single dan double mix.

"Dari pelatih, saya ditargetkan meraih dua medali emas. Target pribadi sih, maunya dapat emas semua. Saya akan turun pada empat nomor. Selain nomor single dan double mix, juga akan bertanding di nomor bola sembilan dan bola sepuluh single," ujar Silviana saat ditemui di GOR Biliard Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP2-SP5, Kelurahan Timika Jaya yang akan menjadi arena pertandingan biliar PON XX Papua.

Baca juga: Empat atlet biliar Kalsel siap capai target dua emas di PON Papua

Kontingen Papua sendiri pada cabang olahraga biliar PON XX, 2-15 Oktober 2021 menargetkan meraih minimal empat medali emas.

Untuk mencapai target itu, kontingen Papua diperkuat 18 atlet yaitu 15 atlet putra dan tiga atlet putri.

Silviana menyebut lawan yang akan turun bertanding pada PON XX Papua nanti semuanya berat.

Pada nomor single cabang biliard, akan ada 22 pemain dari berbagai provinsi yang akan bertanding memperebutkan medali emas pada PON XX Papua nanti.

"Menurut saya semua lawan berat, kembali pada bagaimana persiapan diri sendiri. Apalagi kami sering bertemu. Kebanyakan mereka semua senior saya," kata peraih medali perunggu SEA Games 2019 itu.

Silviana Lu siap mempersembahkan medali emas bagi kontingen Papua pada PON XX, 2-15 Oktober 2021. (ANTARA/Evarianus Supar)
Silviana Lu siap mempersembahkan medali emas bagi kontingen Papua pada PON XX, 2-15 Oktober 2021. (ANTARA/Evarianus Supar)


Belajar sejak usia dini

Silviana mengaku telah menekuni olahraga biliar sejak masih usia dini yaitu 10 di kampung halamannya Pontianak, Kalbar.

"Saya belajar biliar sejak kecil, saat usia 10 tahun, diajarin sama paman," ujar anak pertama dari empat bersaudara yang beberapa hari lagi akan genap berusia 23 tahun itu.

Mengenai keputusannya membela kontingen Papua pada PON XX nanti, Silviana berujar bahwa hal itu karena terdorong panggilan hati.

"Saya fokus untuk meraih prestasi dan pada PON kali ini saya mewakili Papua," ujar Silviana yang memutuskan berhenti kuliah demi fokus menjadi atlet biliar.

Baca juga: Atlet biliar Kalbar untuk PON Papua dikirim ke Amerika

Pada Senin (20/9), Silviana dan rekan-rekannya yang tengah berlatih di GOR Biliard Kabupaten Mimika mendapat lawatan dari Gubernur Papua Lukas Enembe.

Secara khusus Gubernur Enembe menyemangati Silviana agar fokus berlatih sehingga bisa mempersembahkan medali emas untuk kontingen Papua.

"Pak Gub berpesan kami semua harus fokus, semoga bisa meraih juara. Saya juga memohon dukungan, doa seluruh masyarakat Papua supaya semuanya lancar dan saya bisa menyumbangkan emas untuk Papua pada semua nomor yang saya ikuti," ujarnya.

Sebelum diterjunkan ke PON XX Papua, Silviana bersama rekan-rekannya mengikuti pemusatan latihan di Yogyakarta selama beberapa waktu.

Beberapa prestasi yang pernah ditorehkan oleh Silviana Lu, diantaranya yaitu menjadi Runner Up Rama 10 Ball Open HC Jogja 2020, Runner Up 10 Ball Open HC Semarang 2020, Mendali Perunggu Seagames 9 Ball Woman Double 2019, 32 Besar 9 Ball Open Golden Break Malaysia 2017, 2 Mendali Emas PON Jabar 2016, 1 Mendali Perunggu PON Riau 2012, 1 Mendali Perak PON Riau 2012, Juara 1 KONI Kalbar 9 Ball Open 2015 dan Juara 3 KONI Kalbar 9 Ball Open 2014.

Baca juga: Biliar Sulsel waspadai tiga daerah di PON

Baca juga: Peralatan biliar telah terpasang di arena klaster Mimika

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel