Simak, 6 Tips Mudah Merawat Ikan Cupang Bagi Pemula

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tren memelihara ikan cupang kembali muncul pada 2021. Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang sudah populer sejak lama. Tapi, baru-baru ini ikan cupang kembali populer di Indonesia, mulai dari anak-anak bahkan dewasa gemar merawat ikan cupang.

Keindahan corak dan bentuk ekor yang dan berwarna-warni membuat banyak kalangan yang memelihara ikan cupang di rumahnya. Ikan cupang hias ini bisa dijadikan pajangan di rumah maupun sekedar hobi untuk merawatnya.

“Pada dasarnya orang yang mau merawat ikan cupang bisa menjadi hobby, itu juga bisa digunakan untuk mengisi waktu luang bahkan juga dapat menghilangkan stres. Dengan melihat uniknya ikan cupang dari segi warna dan bentuk yang jenisnya berbeda-beda membuat orang tertarik akan ikan hias satu ini,” ucap Rizki selaku salah satu kolektor ikan cupang kepada Liputan6.com.

Untuk pemula atau yang baru terjun jangan kbawatir untuk memelihara jenis ikan hias satu ini. Cara merawat ikan cupang ternyata tidak terlalu sulit, tapi membutuhkan ketekunan agar ikan cupang yang dipelihara dapat berkembang dengan baik.

Selain itu, tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mempraktikan cara merawat ikan cupang yang benar. Berikut ini enam tips mudah merawat ikan cupang bagi pemula. Yuk simak!

1. Pemilihan Wadah yang Tepat

Ikan cupang dapat hidup di wadah seperti toples, akuarium atau lainya. Namun, saat memilih wadah harus berukuran tiga liter atau berdiameter 20 x 15 x 15 cm sehingga ikan leluasa bergerak dalam wadah tersebut. Wadah berukuran ini juga memudahkan dalam proses pembersihan secara rutin.

2. Kenali Jenis Air untuk Ikan Cupang

Ilustrasi Gambar Ikan Cupang (sumber: Pixabay)
Ilustrasi Gambar Ikan Cupang (sumber: Pixabay)

Setelah meyiapkan wadah yang perlu diperhatikan yaitu jenis air yang digunakan. Air yang baik untuk ikan cupang sangat disarankan menggunakan air dari sumur atau PAM yang sudah diendapkan lebih dulu selama kurang lebih sehari, lebih lama lebih bagus. Hal tersebut bertujuan bahwa ikan cupang adalah jenis ikan air tawar. Jadi, dengan menggunakan air tersebut seakan jadi habitat aslinya dan membuat ikan cupang terasa nyaman.

3. Ikan Cupang Tidak Perlu Menggunakan Aerator

Perawatan ikan cupang tidaklah sulit, tidak seperti ikan hias lainya seperti guppy, maskoki, dan lain-lain. Cukup rajin membersihkan tempatnya seperti akuarium atau toples, untuk melalukan proses penggantian air.

Air yang digunakan dalam akuarium ikan cupang haruslah air yang selalu terjaga kebersihannya. Untuk perawatan menggantikan air ikan cupang lebih baik tiga hari sekali. Tetapi, apabila sibuk dan tidak ada waktu boleh mengganti air lima hari atau seminggu sekali.

4. Proses Memberi Makan

Pekerja menyortir anakan ikan cupang hias yang siap dibesarkan di pusat budidaya cupang Boston Betta Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (8/12/2020). Dalam sebulan Boston Betta mampu menjual Ikan cupang hias sebanyak 10 ribu ekor dengan harga Rp20 ribu - Rp1,5 juta per ekor. (merdeka.com/Dwi Narwoko)
Pekerja menyortir anakan ikan cupang hias yang siap dibesarkan di pusat budidaya cupang Boston Betta Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (8/12/2020). Dalam sebulan Boston Betta mampu menjual Ikan cupang hias sebanyak 10 ribu ekor dengan harga Rp20 ribu - Rp1,5 juta per ekor. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Tips ini merupakan salah satu langkah penting bagi pemula, untuk memberi makan ikan cupang cukup diberi cacing sutera, kutu air, dan pelet kecil. dalam hal memberi makan cukup sehari sekali dan berikanlah makanan ikan cupang secara bertahap. Ingat, jangan memberi makanan terlalu banyak karena makanan yang tersisa dapat mengotori akuarium dan memicu timbulnya penyakit.

5. Berikan Obat Seperti Daun Ketapang

Selain memberi makan, cara merawat ikan cupang selanjutnya yaitu memberi obat seperti daun ketapang. Hal ini berguna sebagai antibiotik alami yang tepat untuk membantu menyebuhkan luka pada ikan cupang seperti ekor yang robek atau patah. Daun Ketapang juga dapat membuat Ph air stabil.

6. Jemur Ikan Cupang Sesekali di Bawah Sinar Matahari

Terakhir, menjemur ikan cupang di bawah sinar matahari bertujuan untuk membunuh bakteri dari jamur yang ada pada wadah maupun kulit ikan cupang. Untuk waktu menjemur ikan cupang lebih baik pada pukul 8.00--10.00 pagi kurang lebih 30 menit dan dilakukanya seminggu sekali.

Kegiatan ini juga dapat membuat ikan cupang terlihat lebih fresh dan terhindar dari stres. Jadi, bagi pemula jangan khawatir untuk sulit merawat ikan hias satu ini.

“Rawat ikan cupang dengan sepenuh hati, seperti layaknya orang tua merawat anakanya. Yang mana tidak ingin anaknya sakit. Untuk hobi terhadap binatang lain juga seperti itu,” ucap Fajri selaku salah satu pebisnis ikan cupang di Jakarta.

Reporter : Muhammad Thoifur

Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Infografis Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: