Simak Aturan Izin Wisatawan Asing dari 19 Negara yang Diperbolehkan Masuk Indonesia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Pemerintah membuka pintu untuk 19 negara agar bisa berlibur di Indonesia, khususnya di Bali. Informasi tersebut diatur dalam Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 15 Tahun 2021.

Satgas COVID-19 menjelaskan beberapa negara itu bisa masuk ke Indonesia karena angka kasus harian virus corona dan positivity rate yang sudah rendah.

Izin masuk ini juga dibuka untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Selama pandemi COVID-19, sektor pariwisata memang sangat terdampak.

Selain itu, tingkat vaksinasi di Bali sudah tinggi sehingga kesehatan warga setempat lebih terjamin.

Berikut daftar lengkap 19 negara yang bisa berlibur di Indonesia dan prosedurnya dikutip dari Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 15 Tahun 2021, Rabu (20/10/2021).

Daftar 19 Negara yang Bisa Berlibur di Indonesia

Pertanian di pedesaan Bali. (Bola.com/Pixabay)
Pertanian di pedesaan Bali. (Bola.com/Pixabay)
  1. Bahrain

  2. China

  3. Hungaria

  4. India

  5. Italia

  6. Jepang

  7. Korea Selatan

  8. Kuwait

  9. Liechtenstein

  10. Norwegia

  11. Prancis

  12. Persatuan Arab Emirat

  13. Polandia

  14. Portugal

  15. Qatar

  16. Arab Saudi

  17. Selandia Baru

  18. Spanyol

  19. Swedia

Aturan Berlibur di Indonesia

  • WNA dari 19 negara tersebut hanya boleh masuk ke Bali dan Kepulauan Riau dengan penerbangan langsung dari negaranya.

  • Selain dengan penerbangan langsung dari negaranya, para WNA bisa datang dengan kapar pesiar (cruise) dan kapal layar (yacht).

  • Penyedia tempat penginapan wajib membentuk Satgas Protokol Kesehatan untuk mengawasi dan mengendalikan penularan virus COVID-19 dari mulai persiapan, pelaksanaan, dan sampai wisatawan kembali ke negaranya dari penginapan.

  • Selama masa karantina 5x24 jam, Satgas Kesehatan harus memastikan wisatawan asing tidak diperbolehkan keluar kamar atau villa yang dituju.

  • Keputusan berlaku sejak 15 Oktober 2021, namun dapat ada perbaikan bila ada kekeliruan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel