Simak Daftar Harga Emas Antam per 29 Oktober 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menambah harga jual emas miliknya. Harga emas Antam tercatat naik Rp 1.000 menjadi Rp 931 ribu per gram pada Jumat 29 Oktober 2021.

Demikian pula harga emas Antam buyback bertambah Rp 2.000 menjadi Rp 821 ribu per gram. Ini artinya, Antam akan membayar kembali konsumen di harga Rp 821 ribu per gram jika mereka menjualnya.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.10 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Antam juga menyediakan emas dalam bentuk lain, seperti koin dinar, dirham maupun emas koleksi lainnya.

Sementara harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.660.000, dan ukuran 20 gram dijual Rp 18.680.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Daftar Harga Emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 515.500

* Pecahan 1 gram Rp 931.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.802.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.678.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.430.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.805.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.887.000

* Pecahan 50 gram Rp 43.695.000

* Pecahan 100 gram Rp 87.312.000

* Pecahan 250 gram Rp 218.015.000

* Pecahan 500 gram Rp 435.820.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 871.600.000

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

[vidio:Yuk, Intip Cara Beli Emas di Butik Antam]()

Harga Emas Melonjak Terdorong Perlambatan Ekonomi AS

Harga jual emas batangan Antam ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 599.000 per gram, Jakarta, Senin (10/10). Jumlah itu tidak mengalami perubahan dari harga perdagangan akhir pekan kemarin, yakni Rp 599.000 per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Harga jual emas batangan Antam ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 599.000 per gram, Jakarta, Senin (10/10). Jumlah itu tidak mengalami perubahan dari harga perdagangan akhir pekan kemarin, yakni Rp 599.000 per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas naik pada perdagangan Kamis karena permintaan akan aset safe haven terangkat. Permintaan emas melonjak disebabkan pelemahan dolar AS dan juga data laju pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang melambat.

Mengutip CNBC, Jumat (29/10/2021), harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi USD 1.801,43 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,2 persen menjadi USD 1.802,6 per ounce.

"Pertumbuhan ekonomi melambat di AS dan itu akan mendukung pasar emas dalam perspektif bahwa the Federal Reserve (the Fed) akan cenderung mengurangi pembelian aset lebih cepat atau prospek suku bunga yang lebih tinggi akan dibatasi," kata Direktur Perdagangan Logam Mulia High Ridge Futures David Meger.

Produk domestik bruto AS naik 2 persen secara tahunan di kuartal III 2021. Kebangkitan ekonomi dunia karena penurunan kasus COVID-19 memperketat rantai pasokan global, yang menyebabkan kekurangan barang sehingga menghambat pengeluaran konsumen.

Nilai tukar dolar AS turun 0,6 persen terhadap sekeranjang mata uang, terendah satu bulan. Penurunan nilai tukar dolar AS ini membuat emas lebih murah bagi pembeli dengan mata uang lain.

"Harga emas naik karena dianggap sebagai salah satu lindung nilai klasik terhadap tekanan inflasi. Kami melihat harga emas dan perak bergerak lebih tinggi dalam beberapa minggu ke depan," kata Meger.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel