Simak Harga Emas Hari Ini di Antam pada 27 September 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Harga emas Antam atau PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih betah pada posisi seperti hari kemarin. Harga emas Antam hari ini dijual Rp 918 ribu per gram pada Senin 27 September 2021.

Adapun harga untuk 0,5 gram emas Antam adalah sebesar Rp 509.000. Ini berdasarkan informasi dari laman resmi emas Antam di www.logammulia.com.

Harga buyback emas Antam juga tak berubah dari posisinya di Rp 803 ribu per gram. Harga buyback ini akan menjadi patokan bila Antam membeli emas dari masyarakat kembali.

Mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia, hingga pukul 08.11 WIB, Senin (27/9/2021). Saat ini, Antam menjual emas batangan 24 karat dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Ini terdiri dari beberapa jenis, salah satunya batik.

Tercatat harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.530.000. Sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 18.420.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

* Pecahan 0,5 gram Rp 509.000

* Pecahan 1 gram Rp 918.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.776.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.639.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.365.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.675.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.562.000

* Pecahan 50 gram Rp 43.045.000

* Pecahan 100 gram Rp 86.012.000

* Pecahan 250 gram Rp 214.765.000

* Pecahan 500 gram Rp 429.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 858.600.000.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Prediksi Harga Emas Pekan Ini

Ilustrasi Harga Emas
Ilustrasi Harga Emas

Pasar emas mungkin menghadapi ujian nyata pada pekan ini sehingga diperkirakan harga emas masih bertahan di level USD 1.700 per ons (sekitar Rp 24,2 juta).

"Posisi ini sangat penting bagi logam mulia, yang sebagian besar berada pada level itu selama 2021," menurut analis dari pasar senior OANDA, Edward Moya.

Bahkan dengan kekhawatiran krisis utang perusahaan Evergrande di China, yang dikhawatirkan pasar, harga emas tidak akan bergerak secara berkelanjutan di atas Rp 24 juta.

"Harga USD 1.700 bertahan sepanjang tahun ini, kecuali untuk sesaat ketika turun ke USD 1.680 beberapa kali tetapi berhasil pulih dengan cepat," kata Moya seperti dikutip dari Kitco, Senin (27/9/2021).

Emas selalu dapat menemukan pembeli di bawah level ini. Namun apakah pasar akan melihat itu terjadi lagi?

"Investor sekarang sedang mempersiapkan The Fed (pemerintah Federal Amerika Serikat) untuk memulai pengetatan kebijakan moneter (tapering) pada November 2021 dan selesai pada tahun depan," beber Moya.

Pekan depan, Pemerintah AS akan menyoroti dampak plafon utang, dengan Menteri Keuangan Janet Yellen dan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell yang terus menekankan urgensi masalah ini.

Hambatan apa pun di sekitar dua peristiwa itu dapat membantu mendukung harga emas pekan depan, kata Moya.

"Ada kekhawatiran tidak bisa selesai tepat waktu. Tapi, ujung-ujungnya harus ada kesepakatan plafon utang," ujarnya.

"Jika hasilnya terus bergerak lebih tinggi, itu adalah kryptonite untuk emas," sebutnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel