Simak Hoaks Seputar Politik Dalam Negeri

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta- Kondisi perpolitikan Indonesia kerap mengalami gesekan antar partai sehingga memanas, ini diperparah dengan beredarnya hoaks yang dapat memprovokasi pihak tertentu.

Sebelum terprovokasi karena percaya pada informasi politik yang salah, sebaiknya melakukan verifikasi terlebih dahulu dengan mencari sumber informasi yang kredibel.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah informasi seputar [politik ](4511720/ "")dalam negeri, hasilnya informasi tersebut tidak benar.

Berikut hoaks seputar politik dalam negeri yang telah dibuktikan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com:

1. Yusril Ditunjuk Jadi Kuasa Hukum Partai Demokrat Kubu Moeldoko

Klaim tentang Pakar Hukum Tata Negara, Yusri Izha Mahendra ditunjuk jadi kuasa hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko atau KLB Deli Serdang beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan akun Facebook Giri Suseno pada 16 Maret 2021.

Akun Facebook Giri Suseno mengunggah artikel berjudul Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko yang dimuat situs harianflobamora.online.

"MANTAP ..NIH...

JADI INGAT PERISTIWA HENDRAMAN SUPANJI JAKSA AGUNG, ZAMAN SBY," tulis akun Facebook Giri Suseno.

Benarkah Yusril ditunjuk jadi kuasa hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko atau KLB Deli Serdang? Berikut penelusurannya.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim tentang Pakar Hukum Tata Negara, Yusri Izha Mahendra ditunjuk sebagai kuasa hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko atau KLB Deli Serdang ternyata tidak benar.

Faktanya, hingga kini Yusril mengaku, belum dihubungi dan ditunjuk sebagai kuasa hukum Partai Demokrat Kubu Moeldoko.

2. Poster Deklarasi Capres Cawapres Puan Maharani-Moeldoko

Sebuah gambar poster berisi deklarasi capres cawapres 2024, Puan Maharani dan Moeldoko beredar di media sosial. Gambar tersebut beredar lewat pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp pada 19 Maret 2021.

Dalam gambar tersebut, terpampang foto Ketua DPR Puan Maharani dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko. Terdapat narasi "Deklarasi dan Dukungan Capres-Cawapres 2024".

Sebuah gambar poster berisi deklarasi capres cawapres 2024, Puan Maharani dan Moeldoko beredar di media sosial. Gambar tersebut beredar lewat pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp pada 19 Maret 2021.

Dalam gambar tersebut, terpampang foto Ketua DPR Puan Maharani dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko. Terdapat narasi "Deklarasi dan Dukungan Capres-Cawapres 2024".

Selain itu terdapat juga tempat dan waktu acara digelarnya deklarasi, yakni di The Royal Ballroom JW Marriott Hotel Surabaya, Jawa Timur pada Senin 29 Maret 2021.

Benarkah ada deklarasi capres cawapres 2024, Puan Maharani dan Moeldoko seperti dalam poster yang viral tersebut. Berikut penelusurannya.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, gambar poster berisi deklarasi capres cawapres 2024, Puan Maharani dan Moeldoko ternyata tidak benar atau hoaks. Faktanya, Partai Demokrat kubu Moeldoko, Ilal Ferhad menyatakan, tidak ada acara deklarasi tersebut.

3. Poster Deklarasi Capres Cawapres Jusuf Kalla-AHY

Sebuah gambar poster berisi deklarasi capres cawapres 2024 kembali beredar. Kali ini gambar poster deklarasi Jusuf Kalla dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beredar lewat pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp pada 19 Maret 2021.

Dalam gambar tersebut, terpampang foto Jusuf Kalla dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Terdapat narasi "DEKLARASI DUKUNGAN DEMOKRAT S14P".

Selain itu terdapat juga tempat dan waktu acara digelarnya deklarasi, yakni di Fairmont, Jakarta, pada Senin 22 Maret 2021.

Benarkah ada deklarasi capres cawapres 2024, Jusuf Kalla dan AHY seperti dalam poster yang viral tersebut? Berikut penelusurannya.

Kabar tentang deklarasi, Jusuf Kalla dan Agus Harimurti Yudhoyono yang beredar lewat gambar poster ternyata tidak benar. Faktanya, poster tersebut palsu dan tidak ada acara deklarasi JK-AHY.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Simak Video Berikut