Simak Hoaks Terbaru Seputar Vaksin Covid-19

·Bacaan 3 menit
ilustrasi Cek Fakta

Liputan6.com, Jakarta - Informasi hoaks terus bermunculan di media sosial, hal tersebut memperparah kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi. Salah satu hoaks yang sering muncul adalah terkait dengan vaksin Covid-19.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah informasi tentang vaksin Covid-19, hasilnya sejumlah informasi tersebut terbukti hoaks.

Berikut kumpulan hoaks seputar vaksin Covid-19 hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com:

1. Magnet Bisa Menempel pada Lengan Orang yang Sudah Divaksin Covid-19

Beredar di media sosial postingan terkait magnet yang menempel pada lengan orang yang sudah divaksin covid-19. Postingan ini ramai dibagikan sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu yang mempostingnya adalah akun bernama Adiba Yasmi II. Ia mempostingnya di Facebook pada 16 Mei 2021.

Dalam postingannya terdapat video berdurasi 25 detik. Video itu menunjukkan sebuah magnet yang tertempel pada lengan seseorang yang diklaim sudah divaksin covid-19.

Selain itu akun tersebut juga menambahkan narasi: "TRUE OR FALSE, YOU CAN TRY IT WITH THAT MAGNET..I KNOW THIS MAGNET IS ALWAYS ATTACHED TO METAL AND STEEL IRON KPD .. BG ANYONE WHO HAS TAKEN THE COVID19 VACCINE INJECTION, CAN TRY THIS METHOD FOR THE PATIENT ... THE CONTENT OF THE VACCINE TAKEN BY THE PEOPLE SHOULD BE INVESTIGATED ... IT ALSO DEPENDS ON KPD KJ ... THE PEOPLE ARE GROWING INTELLIGENT ..."

atau dalam Bahasa Indonesia : "BENAR ATAU SALAH, ANDA BISA MENCOBA DENGAN MAGNET ITU .. SAYA TAHU MAGNET INI SELALU TERLAMPIR PADA KPD BESI LOGAM DAN BAJA .. BG SIAPA PUN YANG TELAH MENGAMBIL INJEKSI VAKSIN COVID19, DAPAT MENCOBA METODE INI UNTUK PASIEN ... ISI VAKSIN YANG DIAMBIL ORANG HARUS DILINDUNGI ... JUGA TERGANTUNG KPD KJ ... ORANG YANG TUMBUH CERDAS"

Lalu benarkah video yang mengklaim magnet bisa menempel pada lengan orang yang sudah divaksin covid-19? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, postingan video yang mengklaim magnet bisa menempel pada lengan orang yang sudah divaksin covid-19 adalah hoaks.

2. Video PM Israel Pamer Suntikan Vaksin untuk Membunuh Muslim

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pamer suntikan vaksin untuk membunuh umat muslim

Klaim video Perdana Menteri Israel Netanyahu pamer suntikan vaksin untuk membunuh umat muslim diunggahan akun Facebook Faiz Aqsa, pada 11 Mei 2021.

Video tersebut menampilkan Natayu sedang berbicara menunjuk sebuah benda berbentuk lonjong di dalam kotak transparan, kemudian Netanyahu beralih ke kotak transparan berikutnya yang berisi alat suntik.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Copas*Netanyahu berkata di depan kamera: Pertama kita membunuh Muslim dengan peluru, lalu dengan rudal, lalu dengan vaksin.๐Ÿ˜ฑ*ู†ุชุงู†ูŠุงู‡ูˆ ูŠู‚ูˆู„ ุฃู…ุงู… ุงู„ูƒุงู…ูŠุฑุงุช: ููŠ ุงู„ุจุฏุงูŠุฉ ู†ู‚ุชู„ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ุจุทู„ู‚ุฉ ูˆ ู…ู† ุซู… ุจุตุงุฑูˆุฎ ูˆู…ู† ุซู… ุจุงู„ู‚ุงุญ Waduh gimana itu yg sdh divaksin..???๐Ÿ™ˆ."

Benarkah klaim video Perdana Menteri Israel Netanyahu pamer suntikan vaksin untuk membunuh umat muslim? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Klaim video Perdana Menteri Israel Netanyahu gunakan vaksin untuk membunuh umat muslim tidak benar.

Dalam video tersebut Netanyahu memamerkan alat suntik vaksin Covid-19 yang pertama disuntikan ke dirinya, alat suntik tersebut dijadikan pajangan untuk kenang-kenangan.

3. Vaksin Covid-19 Pfizer Bakal Ditambah Chip Microsoft untuk Kurangi Gejala

Beredar di media sosial postingan terkait vaksin covid-19 buatan Pfizer akan diupgrade dengan memasangkan chip dari Microsoft untuk mengurangi gejala. Postingan itu ramai dibagikan sejak pekan lalu.

Salah satu yang mempostingnya adalah akun bernama Karon LeMay Holley. Dia mengunggahnya di Facebook pada 25 April 2021.

Dalam postingannya terdapat potongan judul artikel berita "Pfizer Announces COVID-19 Vaccine Upgrade, Now Includes Microsoft Chip For Reduced Symptoms".

Atau dalam Bahasa Indonesia "Pfizer Mengumumkan Peningkatan Vaksin COVID-19, Sekarang Termasuk Chip Microsoft Untuk Mengurangi Gejala"

Lalu benarkah vaksin covid-19 buatan Pfizer akan diupgrade dengan memasangkan chip dari Microsoft untuk mengurangi gejala? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, postingan yang menyebut vaksin covid-19 buatan Pfizer akan diupgrade dengan memasangkan chip dari Microsoft untuk mengurangi gejala adalah hoaks.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel