Simak Panduan Lengkap dan Tata Cara Salat Idul Fitri

Liputan6.com, Jakarta Umat muslim segera akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Hari Raya atau Lebaran merupakan hari yang dinantikan oleh seluruh umat muslim usai satu bulan penuh berpuasa.

Biasanya di hari tersebut seluruh umat muslim akan melaksanakan salat Idul Fitri secara berjemaah.

Namun, dengan adanya pandemi virus Corona Covid-19 membuat Pemerintah mengeluarkan imbauan untuk melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di rumah. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Hukum salat Idul Fitri sendiri yakni sunnah muakkad. Hukum salat Idul Fitri ini sama halnya dengan hukum sholat Idul Adha dan Salat Witir.

Hari Kemenangan

Ilustrasi Merayakan Idul Fitri Credit: freepik.com

Idul Fitri kerap dikatakan sebagai hari kemenangan yang dinantikan umat muslim usai berpuasa selama satu bulan penuh. Dinamakan hari kemenangan sebab umat Islam telah berhasil menahan hawa nafsu dan mendirikan kebaikan dalam waktu 30 hari.

Tata cara salat Idul Fitri sendiri sebenarnya diperbolehkan apabila umat Islam sedang berada dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk berjamaah. Namun, anjuran yang baik adalah dengan menunaikannya ialah secara berjamaah.

Waktu Salat Idul Fitri

Umumnya, salat Idul Fitri dikerjakan secara berjamaah dan dilakukan di masjid. Seperti salat Idul Adha, waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan salat Idul Fitri yakni pada pagi hari yang dimulai sejak matahari terbit hingga masuk waktu Dzuhur.

Niat Salat Idul Fitri

Pada dasarnya, tata cara salat Idul Fitri sendiri sama halnya dengan tata cara salat secara umum. Namun, bacaan niat salat Idul Fitri jelas berbeda dengan bacaan niat salat yang lainnya. Berikut bacaan niatnya sebagai awal tata cara salat Idul Fitri sendiri di rumah.

Niat salat Idul Fitri untuk imam:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa."

Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.”

Niat salat Idul Fitri untuk makmum:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala."

Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat salat Idul Fitri sendiri:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini lillahi ta’alaa."

Artinya: “Aku niat salat sunat Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Cara Salat Idul Fitri di Rumah

Tata cara salat Idul Fitri sendiri di rumah tidak berbeda dengan tata cara salat sunnah pada umumnya. Jika salat Idul Fitri dikerjakan secara berjamaah di rumah, maka imam disunnahkan untuk mengeraskan bacaan salat. Namun, jika salat Idul Fitri tersebut dikerjakan sendiri, maka cukup dibaca dengan suara pelan.

Berikut tata cara salat Idul Fitri sendiri di rumah yang wajib kalian ketahui:

Takbiratul ihram.Membaca Doa Iftitah.Takbir sebanyak 7 kali, dimana setiap takbir membaca bacaan tasbih sebagai berikut:"Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha ilallah wallahu akbar."

Setelah takbir yang ke tujuh, hal selanjutnya yakni membaca surat Al Fatihah.Dilanjutkan dengan membaca surat-surat Alquran lainnya, namun apabila menjadi makmum cukup mendengarkan dan menyimak surat yang dibacakan oleh imam.

Surat pertama yang dianjurkan untuk dibaca yakni surat Al-’Ala.Rukuk dan tumakninah.I’tidal dan tumakninah.

Sujud dan tumakninah.Duduk di antara dua sujud dan tumakninah.

Sujud kedua.dan tumakninah.Takbir sebanyak 5 kali dan kembali membaca bacaan tasbih seperti sebelumnya.

Membaca Al-Fatihah.Membaca surat lainnya. Surat kedua yang dianjurkan untuk dibaca yakni surat Al-Ghasyiyah.

Rukuk dan tumakninah.I’tidal dan tumakninah.Sujud dan tumakninah.Duduk di antara dua sujud dan tumakninah.Sujud kedua.dan tumakninah.Duduk tasyahud akhir dan tumakninah.

Salam

Mendengarkan khutbah apabila menjadi makmum, memberikan khutbah bila menjadi imam, namun jika salat Idul Fitri dikerjakan secara munfarid maka tidak perlu ada kutbah.Khutbah ini dilaksanakan dengan membaca takbir sebanyak 9 kali sebagai pembuka.

Sumber: Citizen6/Camelia