Simpang Gajah Mada Plaza ditutup untuk pengerjaan MRT Fase 2A

Simpang Gajah Mada Plaza atau persimpangan antara Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Sukarjo Wiryopranoto dan Jalan KH Zainul Arifin ditutup selama pekerjaan konstruksi CP202 MRT Jakarta Fase 2A mulai 14 November 2022 sampai Juni 2027.

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT MRT Jakarta, Rendi Alhilal mengatakan, saat ini sedang berlangsung pembangunan kontrak paket 202 (CP202) MRT Jakarta Fase 2A sepanjang 1,8 kilometer (Harmoni-Mangga Besar).

Proyek ini merupakan bagian dari total 5,8 kilometer jalur MRT Jakarta Fase 2A (Bundaran HI-Kota). Karena itu penutupan dan pengalihan arus harus dilakukan.

"Untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan konstruksi CP202, maka akan dilakukan pengalihan lalu lintas di persimpangan Jalan

Sukarjo Wiryopranoto-JalanbKH Zainul Arifin," kata Rendi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Pembangunan di kawasan tersebut, kata Rendi, adalah untuk Stasiun Sawah Besar yang dilakukan pada ruas Jalan Gajah Mada dan terbentang dari depan Gedung CIMB sampai pertokoan di utara Lawu Tower, melewati simpang yang menghubungkan Jalan Sukarjo Wiryopranoto dan Jalan KH Zainul Arifin.

Untuk pengalihan arus lalu lintas di kawasan tersebut, dari Jalan Sukarjo Wiryopranoto menuju Kota Tua dan Jalan KH Zainul Arifin. Arus dari Jalan Hayam Wuruk yang akan berputar balik menuju Hayam Wurukndapat bergerak ke arah Harmoni dan berputar balik di U-turn depan Dunkin' Donuts Jalan Hayam Wuruk.

Baca juga: MRT sebut progres pembangunan fase Thamrin - Monas capai 45,5 Persen

Baca juga: MRT Fase 2A memasuki pengerjaan pintu masuk Stasiun Monas

Untuk arus lalu lintas dari Jalan KH Zainul Arifin menuju Harmoni dan Jalan Sukarjo Wiryopranoto dan arus dari Jalan Gajah Mada yang akan berputar balik menuju Harmoni, dapat bergerak ke arah Batavia dan berputar balik di simpang Jalan Mangga Besar.

PT MRT Jakarta bersama Shimizu-Adhi Karya Joint Venture (SAJV) selaku kontraktor pelaksana, kata Rendi, senantiasa memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan tetap terjaga selama proses konstruksi berlangsung dengan memasang rambu lalu lintas, marka jalan dan lampu penerangan jalan umum.

PT MRT Jakarta (Perseroda) memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan ini berlangsung.


Pihaknya mengharapkan pengertian dan kerja sama dari masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan proyek ini demi mewujudkan kota Jakarta yang lebih baik dan nyaman untuk semua.

"Diharapkan pengguna jalan semua memperhatikan rambu dan mengikuti petunjuk lalu lintas di lapangan," katanya.