Simpati BWF ke Indonesia Tak Cukup, Ini Tuntutan Tegas PBSI

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Federasi Bulutangkis Dunia, BWF sudah membuat pernyataan dan meminta maaf ke tim Indonesia lewat pernyataan resmi di situsnya. Namun, hal itu belum cukup.

Manajer bulutangkis tim Indonesia, Ricky Soebagdja, menegaskan pihaknya menuntut BWF mengucapkan permintaan maaf secara resmi kepada tim atau juga ke PBSI.

Tragedi menimpa tim bulutangkis Indonesia di All England 2021. Secara mengejutkan, Indonesia dicoret dari BWF World Tour Super 1000 All England Open 2021.

National Health Service (NHS) atau otoritas kesehatan Inggris mengirim email yang berisi kewajiban isolasi. Dari 24 anggota rombongan Indonesia, 20 di antaranya mendapat email tersebut.

Kewajiban isolasi didasarkan tracing NHS karena tim Indonesia sempat berada satu pesawat dengan penumpang yang terindikasi positif COVID-19. Isolasi dilakukan hingga 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre.

"BWF secara resmi belum ada pernyataan minta maaf dan juga panitia penyelenggara, tapi saya akan fokus mengurus kepulangan tim Indonesia. Kepada teman-teman di KBRI untuk Inggris kami banyak mengucapkan terima kasih. Sangat membantu," kata Ricky.

Ini saja yang bisa saya sampaikan kepada teman-teman media. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Sampai menjelang pulang masih ada tes lagi, yang semoga hasilnya negatif semua dan selamat sampai di Tanah Air," sambungnya.

Di sisi lain, All England saat ini sudah memasuki babak semifinal. Tanpa wakil Indonesia, Jepang mampu mendominasi. Hampir di setiap sektor merekaa mengirimkan wakilnya.

Satu-satunya sektor tak ada Jepang hanyalah tunggal putra. Di luar dugaan, tunggal putra nomor satu dunia, Kento Momota harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Lee Zii Jia. Lee menang dua game langsung 21-16, 21-19 dalam waktu 55 menit.

Di sektor ganda putri, ada juara bertahan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Mereka ditantang pasangan Belanda, Selena Piek/Cheryl Seinen.

Masih ada ganda putri, dua wakil Jepang bakal saling bunuh. Nami Matsuyama/Chiaru Shida berhadapan dengan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

Dari ganda putra, ada pasangan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Mereka bertemu pasangan Denmark Keppe Bay/Lasse Molhede.

Masih dari ganda putra, ada Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Unggulan ketiga ini ditantang wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Jepang sukses mengirimkan dua wakil di ganda campuran. Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo bertemu pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Sedangkan Yuta Watanabe/Arisa Higashino bertemu pasangan tuan rumah, Marcus Ellis/Lauren Smith.

Satu wakil Jepang lainnya ada di tunggal putri. Nozomi Okuhara menghadapi jagoan Thailand, Ratchanok Intanon.