Simpatisan Habib Rizieq Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Dedy Priatmojo, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebut akan kembali ke Tanah Air pada 10 November 2020. Tak bisa dipungkiri, simpatisannya pasti akan banyak yang menyambut di Tanah Air.

Terkait hal ini, polisi minta kepada seluruhnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Sebab, hingga kini pandemi virus Corona masih terjadi di Tanah air. Maka dari itu, bagi para simpatisan yang akan menyambut kedatangan Rizieq, apabila benar pulang ke Indonesia, bisa tetap menerapkannya.

"Semua warga negara harus patuh aturan. Patuhi aturan, tertib, patuhi protokol kesehatan karena sekarang ini pandemi masih tinggi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu 4 November 2020.

Baca: Jadwal Habib Rizieq Setibanya di Indonesia

Sama seperti Mabes Polri, Polda Metro Jaya mengaku tidak akan menyiapkan pengamanan khusus terkait kepulangan Rizieq. Kata Yusri, apabila Rizieq mau pulang silakan saja. Polisi tidak akan menerapkan pengamanan untuk mengawal kepulangan Rizieq tersebut.

"Ya pertama, kalau dia pulang, ya silakan saja. Kalau memang mau pulang, pengamanan khusus tidak ada, sama saja seperti biasa," katanya lagi.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengumumkan kepulangannya ke Indonesia dan akan tiba di Jakarta pada Selasa 10 November 2020. Sesampainya di Tanah Air, Rizieq akan beristirahat selama dua hari hingga 12 November 2020, dan setelah itu baru melakukan sejumlah kegiatan dakwahnya.

Setelah beristirahat, pada Jumat 13 November 2020, Habib Rizieq akan melakukan sejumlah kegiatan. Dimulai dari salat Subuh berjamaah dan menghadiri acara Maulid yang diselenggarakan Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Jakarta Selatan.