Cara Membuat Kartu Keluarga Online 2021

·Bacaan 7 menit

RumahCom – Setiap daerah memiliki penduduk dalam jumlah tertentu. Untuk mengetahui data penduduk seperti jumlah laki – laki dan perempuan, jumlah angkatan kerja atau jumlah pelajar, pemerintah setempat menerbitkan beberapa dokumen penting yang harus dimiliki setiap penduduk. Salah satu bentuknya adalah kartu keluarga.

Hal ini penting agar pemerintah dapat memberikan kebijakan yang tepat bagi penduduk. Dalam artikel ini, Kartu Keluarga akan dibahas lebih mendalam serta cara membuat Kartu Keluarga. Pembahasan akan dibagi menjadi beberapa sesi, yaitu:

  1. Pentingnya Kartu Keluarga dalam Segala Hal
    a. Pengertian Kartu Keluarga
    b. Manfaat Penting Kartu Keluarga

  2. Cara Membuat Kartu Keluarga Online Mudah

  3. Cara Menambah Anggota Keluarga di Kartu Keluarga (KK)

  4. Cara Mengurangi Anggota Keluarga di Kartu Keluarga (KK)

  5. Cara Mengurus Kartu Keluarga yang Hilang/rusak

Cara Membuat Kartu Keluarga dan Menambahkan Anggota Keluarga
Cara Membuat Kartu Keluarga dan Menambahkan Anggota Keluarga

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Cara Membuat Kartu Keluarga dan Menambahkan Anggota Keluarga

1. Pentingnya Kartu Keluarga dalam Segala Hal

Caption: Kartu Keluarga berisikan identitas dari seluruh anggota keluarga di rumah. (Foto: Channel9)
Caption: Kartu Keluarga berisikan identitas dari seluruh anggota keluarga di rumah. (Foto: Channel9)

Kartu Keluarga berisikan identitas dari seluruh anggota keluarga di rumah. (Foto: Channel9)

a. Pengertian Kartu Keluarga

Dilansir dari Wikipedia, Kartu Keluarga adalah kartu identitas sebuah keluarga yang mencantum data tentang susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga. Setiap keluarga wajib memiliki Kartu Keluarga. Kartu Keluarga berisi data lengkap mengenai identitas kepala keluarga dan anggota keluarganya.

Kartu Keluarga dicetak rangkap tiga, masing – masing dimiliki oleh kepala keluarga, Ketua RT dan kantor Kelurahan. Kartu Keluarga adalah dokumen milik pemerintah daerah provinsi setempat, sehingga Anda tidak dapat mencoret, mengubah, mengganti atau menambah isi data yang tercantum tanpa seizin pemerintah daerah setempat.

Setiap terjadi perubahan mutasi data dan mutasi biodata, kepala keluarga wajib melapor kepada Lurah setempat dan akan diterbitkan Kartu Keluarga baru. Bagi pendatang baru yang belum mendaftarkan diri atau belum berstatus penduduk setempat, nama dan identitasnya tidak boleh dicantumkan dalam Kartu Keluarga.

Jika terjadi perubahan Kartu Keluarga seperti peristiwa kelahiran, kematian, kepindahan, dll, kepala keluarga wajib melaporkan ke kelurahan setempat paling lambat dalam jangka waktu 14 hari kerja. Bila seluruh anggota keluarga pindah ke tempat lain, Kartu Keluarga yang dimiliki kepala keluarga dan Ketua RT harus diserahkan kepada Lurah. Di tempat tinggal baru, berdasarkan Surat Keterangan Pindah, Lurah setempat akan memberikan Kartu Keluarga yang baru.

b. Manfaat Penting Kartu Keluarga

Kartu Keluarga memiliki manfaat yang saat penting. Dilansir dari Pemerintah Desa Pulosari, di masa pandemi ini, bantuan dari berbagai sumber terus berdatangan, semua kalangan mulai dari tingkat RT, RW dan desa mengkoordinir bantuan yang ada. Bantuan yang diajukan harus disertai kelengkapan administrasi, seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk maupun Kartu Keluarga. Jika dokumen tersebut tidak lengkap, akan menambah beban pekerjaan bagi yang hendak mengurus ajuan bantuan seperti RT, RW dan Kelurahan.

Pasalnya, setiap data yang turun perlu adanya verifikasi dan validasi dan dicocokan dengan dokumen kependudukan. Jika tidak ada data pembanding, kemungkinan besar keluarga yang tidak memiliki Kartu Keluarga akan tidak mendapat bantuan. Kartu Keluarga juga digunakan untuk mendaftar sekolah, keperluan perbankan, pendaftaran kerja, pendaftaran asuransi, NPWP pribadi, syarat pembuatan paspor dan pencairan BPJamsostek. Terlebih, Kartu Keluarga memberikan bukti kuat tentang status identitas anggota keluarga terhadap kedudukan serta status kewarganegaraan seseorang.

Baca Juga: Inilah Syarat dan Cara Mengurus Surat Pindah Domisili KTP

2. Cara Membuat Kartu Keluarga Online Mudah

Kartu Keluarga saat ini dapat dibuat secara online (foto: Mamapapa)
Kartu Keluarga saat ini dapat dibuat secara online (foto: Mamapapa)

Kartu Keluarga saat ini dapat dibuat secara online (foto: Mamapapa)

Kartu Keluarga harus dimiliki oleh semua keluarga, terutama pasangan yang baru saja menikah. Ada dua cara yang bisa dicoba untuk membuat Kartu Keluarga. Yang pertama secara offline atau dengan cara tradisional, yaitu dengan datang langsung ke Kelurahan. Cara ini cukup merepotkan bagi seseorang yang sibuk dengan banyak pekerjaan di hari kerja sedangkan Anda hanya mampu membuat Kartu Keluarga di hari kerja dikarenakan Kelurahan tidak beroperasi ketika akhir pekan.

a) Cara Membuat Kartu Keluarga Online Melalui Situs Kemendagri

Cara online ini jauh lebih praktis dan Anda tidak perlu antri jika di Kelurahan terjadi antrian. Penerbitan Kartu Keluarga secara online dapat dilakukan melalui situs resmi Kementerian Dalam Negeri. Berikut ini prosedur cara membuat kartu keluarga online.

  • Masuk melalui situs resmi Kementerian Dalam Negeri https://layananonline.dukcapil.kemendagri.go.id/

  • Buatlah akun dengan memasukan data diri, nomor ponsel dan alamat email yang aktif.

  • Masuk kembali dengan menggunakan nomor ponsel serta password yang telah Anda daftarkan.

  • Masuklah ke pengurusan dokumen secara online, isi permohonan pembuatan Kartu Keluarga.

  • Lakukan perintah yang diberikan oleh situs seperti pengunggahan dokumen sebagai persyaratan.

  • Tunggulah notifikasi melalui email yang menyatakan jika Kartu Keluarga siap dicetak.

b) Cara Membuat Kartu Keluarga Online Melalui Disdukcapil Setempat

Melalui situs resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten atau Kota, Anda harus memastikan terlebih dahulu jika di Kabupaten atau Kota Anda tinggal menyediakan layanan penerbitan secara online, karena belum semua daerah telah memiliki layanan ini. Jika Anda telah memastikannya, ikuti proses membuat kartu keluarga online di bawah ini.

  • Masuk ke situs Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten atau Kota setempat

  • Isilah formulir permohonan pembuatan Kartu Keluarga.

  • Unggah dokumen yang diminta situs sebagai persyaratan.

  • Tunggulah proses pembuatannya. Anda akan diinformasikan melalui SMS atau email jika Kartu Keluarga Anda telah jadi.

  • Jika Anda sudah diinformasikan, Anda dapat mencetak sendiri secara online atau dicetak langsung di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Memiliki rumah sendiri tentu membuat Anda harus mengurus kartu keluarga berdasarkan domisili tinggal Anda. Jika Anda yakin ingin membeli rumah untuk hunian keluarga, cek dulu pilihan hunian terjangkau di bawah Rp700 juta di Kota Makassar ini.

3. Cara Menambah Anggota Keluarga di Kartu Keluarga (KK)

Kelahiran dan identitas seorang anak harus dicatat di dalam Kartu Keluarga. (Foto: Pexels - Kristina Paukshtite )
Kelahiran dan identitas seorang anak harus dicatat di dalam Kartu Keluarga. (Foto: Pexels - Kristina Paukshtite )

Kelahiran dan identitas seorang anak harus dicatat di dalam Kartu Keluarga. (Foto: Pexels - Kristina Paukshtite )

Seiring berjalannya waktu, anggota keluarga yang tinggal di rumah mungkin akan bertambah, terutama bagi Anda yang baru saja menikah dan kemudian memiliki anak. Jika hal tersebut terjadi, Anda diwajibkan untuk update Kartu Keluarga yang telah dimiliki. Berikut adalah tata cara untuk menambah anggota keluarga di KK.

  • Siapkan surat pengantar dari ketua RT yang telah dicap dan ditanda tangan oleh ketua RW.

  • Siapkan KK lama yang akan Anda diperbarui.

  • Siapkan surat keterangan seperti akta kelahiran bagi anggota baru yang dilahirkan atau surat keterangan pindah bagi anggota keluarga yang baru datang dari luar daerah atau luar negeri

  • Bawalah surat – surat yang telah disiapkan ke kantor Kelurahan.

  • Serahkan semua dokumen yang telah dibawa sebelumnya dan isi formulir permohonan Kartu Keluarga baru.

  • Permohonan perubahan Kartu Keluarga akan segera diproses. Bagi anggota keluarga pendatang, harus disertai dengan pembuatan KTP dengan alamat baru.

4. Cara Mengurangi Anggota Keluarga di Kartu Keluarga (KK)

Menikah dan berpisah dari keluarga mengharuskan Anda untuk merubah isi dari Kartu Keluarga. (Foto: Pexels - Emma Bauso)
Menikah dan berpisah dari keluarga mengharuskan Anda untuk merubah isi dari Kartu Keluarga. (Foto: Pexels - Emma Bauso)

Menikah dan berpisah dari keluarga mengharuskan Anda untuk merubah isi dari Kartu Keluarga. (Foto: Pexels - Emma Bauso)

Namun terkadang juga, terjadi hal – hal yang tidak diinginkan dalam keluarga Anda seperti kematian. Anda juga wajib melaporkan dan memperbaharui Kartu Keluarga supaya data bisa terupdate dengan baik. Berikut adalah tata cara untuk mengurangi anggota keluarga di KK:

  • Siapkan surat pengantar dari ketua RT yang telah dicap dan ditanda tangan oleh ketua RW.

  • Siapkan KK lama yang akan Anda update.

  • Siapkan surat keterangan seperti akta kematian, KTP dan akta kelahiran bagi anggota yang meninggal.

  • Bawalah surat – surat yang telah disiapkan ke kantor Kelurahan.

  • Utarakan keinginan pada petugas yang berjaga untuk membuat KK baru karena adanya perubahan data.

  • Serahkan semua dokumen yang telah Anda bawa dan isi formulir permohonan Kartu Keluarga baru. Permohonan pembaharuan Kartu Keluarga akan segera diproses dalam waktu maksimal 14 hari kerja.

Tip Rumah

Usahakan untuk mengurus seluruh keperluan administratif dari anggota keluarga yang sudah meninggal sebelum memutuskan untuk menghapusnya dari Kartu Keluarga.

5. Cara Mengurus Kartu Keluarga yang Hilang/Rusak

Kartu Keluarga yang hilang atau rusak dapat diterbitkan kembali. (Foto: Lahat Pos)
Kartu Keluarga yang hilang atau rusak dapat diterbitkan kembali. (Foto: Lahat Pos)

Kartu Keluarga yang hilang atau rusak dapat diterbitkan kembali. (Foto: Lahat Pos)

Manusia tidak ada yang bisa luput dari kesalahan. Terkadang, Anda atau orang lain melakukan sebuah kecerobohan yang menyebabkan Kartu Keluarga menjadi hilang atau rusak. Jika hal ini terjadi, Anda harus segera melakukan penerbitan kembali Kartu Keluarga Anda karena Kartu Keluarga sering dibutuhkan untuk keperluan beberapa dokumen penting. Berikut tata cara untuk penerbitan kembali Kartu Keluarga yang hilang atau rusak:

  • Siapkan surat pengantar dari ketua RT yang telah dicap dan ditanda tangani oleh ketua RW.

  • Siapkan surat keterangan hilang dari kepolisian bagi kasus hilang, melampirkan Kartu keluarga yang rusak bagi kasus kerusakan.

  • Photocopy dokumen kependudukan salah satu anggota keluarga (biasanya kepala keluarga).

  • Photocopy dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing.

  • Bawalah dokumen – dokumen tersebut ke kantor kelurahan setempat dan utarakan keinginan pada petugas. Permohonan pembuatan kartu keluarga baru akan segera diproses dalam waktu setidaknya 14 hari kerja.

Demikian artikel ini membahas tentang Kartu Keluarga dan beberapa manfaatnya yang penting. Pastikan Anda memiliki Kartu Keluarga dengan data yang akurat dan menyimpannya dengan baik sehingga Anda dapat menggunakannya ketika sedang mengurus berbagai dokumen yang membutuhkan untuk melampirkan Kartu Keluarga di dalamnya.

Simaklah video yang informatif berikut ini untuk membantu Anda beberapa hal penting seputar PBB yang wajib diketahui!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel