Sinar Mas Land peroleh kredit tol Serpong-Balaraja Rp3,28 triliun

Budi Suyanto
·Bacaan 2 menit

Sinar Mas Land, melalui PT Trans Bumi Serbaraja, memperoleh kredit sindikasi sebesar Rp3,28 triliun untuk pembiayaan pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja Seksi 1.

Penandatanganan perjanjian fasilitas kredit sindikasi berjangka waktu 15 tahun dengan lima kreditur yaitu PT Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Bank BJB dan Bank Papua dilakukan di Jakarta, Rabu.

President Director PT Trans Bumi Serbaraja Christopher Siswanto Adisaputro menyampaikan terima kasih kepada para kreditur yang turut bergabung dalam penandatanganan kredit untuk proyek ini.

"Kami yakin dengan dukungan dari lima kreditur, jalan tol yang dibutuhkan masyarakat ini dapat segera beroperasi," katanya.

Baca juga: Kementerian PUPR berharap Tol Serbaraja tumbuhkan kawasan Balaraja

Kredit sindikasi ini digagas oleh BCA, Bank Mandiri dan PT SMI sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Book Runners (JMLAB) dan kreditur bersama dengan Bank BJB dan Bank Papua.

Dalam sindikasi ini yang bertindak sebagai agen fasilitas dan agen penampungan adalah BCA. Sementara itu, terpilih sebagai agen jaminan adalah Bank Mandiri.

PT Trans Bumi Serbaraja merupakan BUJT (badan usaha jalan tol) dari ruas Serpong-Balaraja sepanjang kurang lebih 39,9 kilometer dan saat ini sedang mengerjakan pembangunan seksi 1A.

Jalan tol seksi 1A sepanjang 4,5 kilometer yang menghubungkan kawasan The Green dengan AEON Mall BSD City ditargetkan mulai beroperasi pada triwulan IV-2021.

Baca juga: Jalan Tol Serpong-Balaraja dukung pengembangan Kota Baru Maja

Kredit sindikasi perbankan diperlukan karena investasi seksi 1 ruas tol mencapai Rp5,47 triliun, termasuk Rp2,19 triliun yang akan dipenuhi ekuitas PT Trans Bumi Serbaraja sebagai pemegang konsesi jalan tol Serpong-Balaraja.

Pembangunan juga segera dilakukan untuk seksi 1B sepanjang kurang lebih 5,3 kilometer dari AEON Mall sampai Legok. Tol Serbaraja merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Banten.

Menurut rencana, tol ini akan meringankan beban kendaraan yang ditanggung oleh jalanan di kawasan Tangerang dan terkoneksi dengan tol Ulujami-Serpong serta menghubungkan Kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang.

Pembangunan tol ini dibagi dalam tiga tahap yakni seksi 1 Serpong-Legok (9,8 kilometer), seksi 2 Legok-Pasir Barat (11,5 kilometer), dan seksi 3 Pasir Barat-Balaraja (18,6 kilometer).

Gerbang tol Serbaraja seksi 1A akan berlokasi tepat di sisi AEON Mall serta akan terkoneksi dengan Stasiun Cisauk yang berada di kawasan Intermoda BSD City.

Area ini merupakan transit-oriented development (TOD) yang menghubungkan beberapa layanan transportasi publik termasuk shuttle bus BSD Link dan Commuter Line melalui Stasiun Cisauk.

Kehadiran tol tersebut diharapkan akan memudahkan mobilisasi warga BSD City dan sekitarnya serta membantu pertumbuhan sejumlah daerah urban di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang serta Kabupaten Bogor.

Proyek infrastruktur ini juga dimaksudkan untuk jalur alternatif guna mengembangkan dan memeratakan pembangunan wilayah Tangerang di bagian selatan, tengah, dan barat yang saat ini belum berkembang.