Sinarmas Asset Management Bidik Dana Kelolaan Tumbuh 15 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Sinarmas Asset Management (SAM) menargetkan total dana kelolaan (asset under management - AUM) meningkat sekitar 10-15 persen tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Strategi Investasi PT Sinarmas Sekuritas Jeffrosenberg Tan kepada Liputan6.com, Minggu (19/09/2021).

Per Desember 2020 lalu, PT Infovesta Utama mencatat dana kelolaan SAM mencapai Rp 30,31 triliun. Dengan dana kelolaan tersebut, Sinarmas Asset Management menempati posisi ke tujuh besar Manajer Investasi dengan jumlah AUM terbesar.

Jeffrosenberg Tan mengatakan, hingga akhir Agustus tahun ini, total dana kelolaan Sinarmas Asset Management mencapai Rp 32 triliun. Jumlah tersebut meningkat Rp 1,69 triliun atau sebesar 5,57 persen jika dibandingkan dana kelolaan perseroan per Desember 2020.

Jeffrosenberg Tan mengatakan ada dua produk reksa dana Sinarmas yang berhasil mengumpulkan dana kelolaan terbesar yaitu Danamas Stabil dan Danamas Rupiah Plus. Hanya saja dia tidak merinci berapa total dana kelolaan yang terhimpun dari masing-masing produk tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Produk Reksa Dana

(Foto: Ilustrasi investasi saham. Dok Unsplash/Austin Distel)
(Foto: Ilustrasi investasi saham. Dok Unsplash/Austin Distel)

Berdasarkan data yang dikutip dari website perseroan, Danamas Stabil merupakan produk reksa dana pendapatan tetap dengan tingkat risiko menengah. Reksa Dana ini

sesuai bagi investor yang ingin mempunyai tingkat pertumbuhan dana yang relatif stabil dan optimal dalam jangka menengah dan panjang.

Penempatan dana investasi atas Reksa Dana Danamas Stabil ini, sekitar 80 persen hingga 100 persen di Efek Utang, sedangkan sisanya sekitar 20 persen hingga 0 persen ditempatkan di Instrumen Pasar Uang, Efek Beragun Aset ataupun Efek Ekuitas beserta semua turunannya.

Nilai aktiva bersih (NAB) Reksa Dana Danamas Stabil tercatat meningkat Rp 153,15 atau 3,97 persen menjadi Rp 4.013,85 dari Rp 3.860,70 di akhir Desember 2020.

Sementara produk Danamas Rupiah Plus merupakan reksa dana pasar uang dengan risiko rendah. Reksa dana ini sesuai bagi investor yang memiliki jangka waktu pendek, namun menginginkan tingkat pengembalian investasi yang optimal pada instrumen pasar uang dan/atau efek hutang.

Penempatan dana investasi atas Reksa Dana Danamas Rupiah Plus ini ada di instrumen pasar uang dan instrumen surat utang kurang dari satu tahun dengan kisaran

0 persen hingga 100 persen. Nilai aktiva bersih (NAB) Reksa Dana Danamas Stabil tercatat meningkat Rp 52,32 atau 3,52 persen menjadi Rp 1.537,78 di akhir Agustus 2021 dari Rp 1.485,46 di akhir Desember 2020.

Reporter: Elizabeth Brahmana

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel