Sindir Habib Rizieq, Mahfud: Tokoh Agama Diharapkan Beri Contoh

Hardani Triyoga, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta semua pihak untuk mematuhi aturan protokol kesehatan demi menghindari penularan COVID-19. Mahfud juga meminta para tokoh agama memberikan teladan seperti itu.

"Khusus kepada tokoh agama, tokoh masyarakat diharapkan memberikan contoh dan teladan kepada semua warga agar mematuhi protokol kesehatan," kata Mahfud secara virtual, Senin 16 November 2020.

Mahfud mengakui Indonesia adalah negara demokrasi sehingga setiap warga negara punya hak dan kebebasan berekspresi dan beraktivitas. Namun, hal itu katanya jangan sampai meresahkan orang lain khususnya pada masa pandemi ini.

"Penggunaan hak individu tak boleh mengganggu masyarakat lain, sehingga harus tetap dilakukan sesuai dengan aturan hukum agar aturan berbangsa dan bernegara berjalan aman, harmonis, tentram, dan damai," ujar Mahfud.

Baca Juga: Habib Rizieq: Kepinginnya Kita Duduk Jarak Semeter, Tapi Susah

Sementara kepada aparat keamanan, pemerintah katanya meminta agar mereka tidak ragu dan bertindak tegas dalam memastikan protokol kesehatan dapat dilakukan dengan baik.

"Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada aparat yang tidak bertindak tegas dalam memastikan terlaksananya protokol kesehatan COVID-19," kata Mahfud.

Sebelumnya, Mahfud MD menyampaikan keprihatinan pemerintah terkait acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta pusat pada Sabtu malam, 14 November 2020. Acara tersebut mengundang kerumunan massa dan terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Terkait itu, Front Pembela Islam (FPI) dan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dikenai sanksi denda secara administratif sebesar Rp50 juta oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Surat pemberian sanksi itu dikirimkan pada Minggu kemarin 15 November 2020.

Sanksi denda Rp50 juta itu disebut FPI sudah dibayar lunas kepada Pemprov DKI. Pihak panitia sudah mengupayakan protokol kesehatan. Namun, ternyata antusias massa yang hadir begitu besar. (ren)