Sindir Tim-Tim Amerika Selatan di Piala Dunia, Kylian Mbappe: Argentina dan Brasil Belum Selevel Negara Eropa

Bola.com, Jakarta - Pemain Timnas Prancis, Kylian Mbappe, mengeluarkan komentar pedas jelang Piala Dunia 2022. Ia mengatakan bahwa tim-tim Eropa lebih canggih ketimbang negara-negara di Amerika Selatan.

Prancis mengusung tekad mempertahankan gelar Piala Dunia yang diraihnya empat tahun lalu. Kylian Mbappe bakal jadi sorotan utama.

Nantinya, Prancis akan tergabung bersama Denmark, Tunisia, dan satu di antara tiga tim lainnya, yakni Peru, Australia, atau Uni Emirat Arab yang masih harus menjalani laga play-off.

Dilihat dari peta persaingan di Grup C, Prancis yang akan mengandalkan Kylian Mbappe dan Karim Benzema di lini depan berpeluang besar bejaya di Piala Dunia 2022.

 

Bekal Utama

Keinginan Kylian Mbappe berduet dengan Karim Benzema di Real Madrid akhirnya harus pupus usai PSG menolak mentah-mentah nilai aduhai yang ditawarkan oleh Real Madrid yang mencapai 220 juta euro atau setara Rp3,7 triliun. (Foto: AFP/Javier Soriano)
Keinginan Kylian Mbappe berduet dengan Karim Benzema di Real Madrid akhirnya harus pupus usai PSG menolak mentah-mentah nilai aduhai yang ditawarkan oleh Real Madrid yang mencapai 220 juta euro atau setara Rp3,7 triliun. (Foto: AFP/Javier Soriano)

Piala Dunia 2018 tentunya masih berbekas di benak Kylian Mbappe. Ia meraih status pemain muda terbaik.

Bekal tersebut ditambah dengan performa ciamik di level klub, yakni PSG, meski urung memberikan gelar Liga Champions.

Di Liga Prancis musim 2021/2022, Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak dengan 28 gol. Bersama Lionel Messi dan Neymar, ia juga mencetak 14 assist.

 

Singgung Tim-Tim Amerika Selatan

Meski menjadi trio dengan duo Amerika Selatan, yakni Neymar dan Lionel Messi, Mbappe menilai tim-tim dari benua tersebut belum selevel dengan negara-negara Eropa.

Ia bahkan sesumbar pemenang Piala Dunia 2022 akan berasal dari benua Eropa. "Sebagai tim Eropa, kami beruntung karena selalu bertanding satu sama lain di level tertinggi."

"Argentina dan Brasil tidak memiliki level seperti itu di Amerika Selatan, sepak bola di sana tidak seperti di benua Eropa, makanya pemenang Piala Dunia belakangan ini selalu dari Eropa," katanya lagi dinukil dari TNT Sports.

 

Daftar Juara Piala Dunia

  • 1930: Uruguay 4-2 Argentina

  • 1934: Italia 2-1 (ext) Cekoslowakia

  • 1938: Italia 4-2 Hungaria

  • 1942: Perang Dunia II

  • 1946: Perang Dunia II

  • 1950: Uruguay 2-1 Brasil

  • 1954: Jerman Barat 3-2 Hungaria

  • 1958: Brasil 5-2 Swedia

  • 1962: Brasil 3-1 Cekoslowakia

  • 1966: Inggris 4-2 (ext) Jerman Barat

  • 1970: Brasil 4-1 Italia

  • 1974: Jerman Barat 2-1 Belanda

  • 1978: Argentina 3-1 (ext) Belanda

  • 1982: Italia 3-1 Jerman Barat

  • 1986: Argentina 3-2 Jerman Barat

  • 1990: Jerman Barat 1-0 Argentina

  • 1994: Brasil 0-0 (Pen: 3-2) Italia

  • 1998: Prancis 3-0 Brasil

  • 2002: Brasil 2-0 Jerman

  • 2006: Italia 1-1 (Pen: 5-3) Prancis

  • 2010: Spanyol 1-0 Belanda

  • 2014: Jerman 1-0 (ext) Argentina

  • 2018: Prancis 4-2 Kroasia

Piala Dunia Eksklusif di EMTEK

SCM (Surya Citra Media Tbk.) selaku holding perusahaan di bawah Emtek Group yang memegang hak siar Piala Dunia 2022 di Indonesia bakal memanjakan pecinta bola Tanah Air dengan berbagai tayangan seru selama perhelatan ajang empat tahunan tersebut di Qatar. Berbagai program sudah disiapkan yang pastinya seru nih Bolaneters.

Seperti diketahui, Piala Dunia 2022 akan tayang di berbagai platform milik Emtek Grup. Untuk televisi free to air, Piala Dunia 2022 bisa disaksikan di SCTV, Indosiar, dan O Channel. Kemudian ada juga TV terestrial digital Mentari TV.

Tayanan Piala Dunia juga bisa disaksikan lewat saluran khusus olahraga Champions TV yang bisa disaksikan pada layanan TV satelit berlangganan Nex Parabola, hingga layanan OTT (Over The Top) Vidio.

Piala Dunia 2022 akan dimulai 21 November 2022. Rangkaian Piala Dunia 2022 di Emtek Group sudah dimulai sejak pengundian fase grup pada 1 April 2022 di Doha, Qatar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel