Sineas Nia Dinata dan Richard Oh Jadi Juri di Ajang Bali International Film Festival 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Bali International Film Festival atau Balinale edisi ke-14 akan digelar di Pulau Dewata mulai 11 hingga 14 November 2021. Pemutaran film tatap muka digelar gratis namun trebatas buat publik.

Presiden sekaligus Pendiri Balinale, Deborah Gabinetti menjelaskan pihaknya bersemangat untuk membuka ruang apresiasi film setelah setahun lebih Indonesia melawan pandemi Covid-19.

Pemutaran film pendek pemenang penghargaan, film layar lebar, maupun karya dokumenter dari Indonesia juga sejumlah negara di dunia akan memeriahkan Balinale 2021 bulan ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Model Pemutaran

Suasana konferensi pers Balinale 2021 di Jakarta.
Suasana konferensi pers Balinale 2021 di Jakarta.

“Balinale mengikuti model pemutaran digital dan tatap muka yang diadopsi oleh Toronto International Film Festival dan Sundance Film Festival,” kata Deborah Gabinetti di Jakarta, pekan ini.

Pada festival film ini, terdapat kompetisi berjuri yang diperkuat para sineas andal Tanah Air dengan penghargaan yang disajikan untuk beberapa kategori artistik dan teknis.

Keterlibatan Nia Dinata

Nia Dinata. (Instagram/@ibunia)
Nia Dinata. (Instagram/@ibunia)

“Anggota juri yang terlibat di antaranya Nia Dinata dan Richard Oh yang dikenal sebagai penulis serta Sutradara. Lalu Benny Kadarharianto dan Anggi Frisca, sinematografer,” ia menyambung.

Balinale meyakini tak ada yang bisa menandingi pengalaman menonton di teater. Karenanya, pemutaran film gratis terbatas digelar di sinepleks Park 23 di Kuta Selatan, Bali, milik jaringan Cinema XXI.

Kembali ke Bioskop

Suasana konferensi pers Balinale 2021 di Jakarta.
Suasana konferensi pers Balinale 2021 di Jakarta.

“Festival tahun ini sesuai dengan etos kami bahwa film lebih dari media lainnya, menjangkau banyak penonton lokal dan internasional, imajinasi menarik, dan minat publik untuk menjelajahi suatu destinasi, budayanya, dan orang-orangnya,” urai Deborah Gabinetti.

Dengan menawarkan program tatap muka gratis, Balinale memosisikan festival untuk membantu menyambut orang-orang kembali ke Bali dan tentu saja kembali ke bioskop.

BalinaleX

Cinema XXI. (Foto: Koleksi Cinema XXI)
Cinema XXI. (Foto: Koleksi Cinema XXI)

Balinale akan terus memainkan peran penting dalam perkembangan film Tanah Air dengan pertemuan industri profesional terkemuka Indonesia di Bali pada Sabtu (12/11/2021) untuk BalinaleX Film Forum tahunan.

Acara sehari ini berfokus pada aspek komersial dari industri film dan televisi. Filmmaker Indonesia yang terkonfirmasi datang di BalinaleX di antaranya Titien Wattimena, Ario Bayu serta Sha Ine Febriyanti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel