Sinergi Pemerintah, BUMN dan Perguruan Tinggi Mampu Dongkrak Literasi Keuangan Syariah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perlu adanya sinergi antara Pemerintah, BUMN dan Perguruan Tinggi untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan pasar, khususnya di sektor keuangan syariah.

Oleh sebab itu ia menyambut baik adanya inisiatif dari Pemerintah, BUMN dan Perguruan Tinggi dalam pengembangan SDM lewat penandatangan MoA Program Strategic Sharia Banking Management (SSBM).

"Saya sambut gembira inisiatif kerja sama hari ini untuk menciptakan sinergi membangun SDM yang sesuai dengan kebutuhan industrinya," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Ada lima perguruan tinggi yang akan bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia dan Pemerintah dalam literasi keuangan dan perbankan syariah. Lima kampus tersebut antara lain Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Sri Mulyani menjelaskan kerja sama tersebut tidak hanya memberikan literasi keuangan kepada mahasiswa dan civitas akademika. Melainkan menggali kemampuan dan membangun SDM-SDM yang memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Sehingga bisa melihat peluang dan kesempatan dalam mengembangkan industri halal.

"Sehingga bisa melihat kesempatan tidak hanya dalam hal keuangan syariah tapi industri halal baik dibidang barang dan jasa, makanan, fesyen atau jasa lain," kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Munculkan Ide Baru dan Segar

Inisiatif menggabungkan dunia industri dan pendidikan ini diharapkan bisa melahirkan berbagai ide-ide baru dan segar. Sri Mulyani meminta semua pihak untuk tidak lelah belajar berbagai hal. Ke depan industri keuangan konvensional dan syariah harus bisa saling berkompetisi

"Jangan pernah lelah untuk belajar karena kita harus melihat ke depan dunia kompetisi. Konvensional ini apa saja yang harus dibandingkan dengan keuangan syariah. Bukan hanya resiliensi tapi juga kompetitifness," kata dia.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel