Sinergitas TNI-Polri patroli jaga keamanan KTT G20

Polri dan TNI menunjukkan sinergitas nya dalam menjaga keamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang sedang berlangsung di Bali dengan melakukan patroli bersama.

Tim Polwan dan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), Selasa, melakukan patroli malam menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional baik sepeda motor maupun roda empat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan, kendaraan listrik yang digunakan Polri untuk pengawalan hingga patroli.

Salah satu kendaraan listrik yang digunakan Polri, yakni Renault Twizy, dipakai untuk patroli pengamanan beberapa wilayah yang menjadi veneu atau tempat akomodasi para delegasi G20.

"Patroli ini kendaraan listrik ini selain memastikan keamanan juga dilakukan guna mendukung energi ramah lingkungan," kata Dedi, dikutip dalam keterangan tertulis Divisi Humas Polri.

Kegiatan patroli melibatkan enam unit mobil Renault Twizy, ditumpangi 12 anggota Polwan dan Kowad berkeliling di kawasan ITDC, Nusa Dua, Bali.

Baca juga: BNPT tekankan pentingnya kolaborasi TNI/Polri antisipasi gangguan G20

Baca juga: Menko Marves ingatkan TNI dan Polri tak buat kesalahan saat jaga KTT

Dari dokumentasi yang dibagikan, para Polwan dan Kowad terlihat cakap mengendarai kendaraan yang berkapasitas dua orang tersebut.

Patroli dilakukan secara rutin guna memastikan keamanan delegasi dan kepala negara. Dengan sirine, tim patroli berkeliling dan sesekali memberikan imbauan-imbauan melalui pengeras suara.

Dedi menambahkan, patroli bersama Polwan dan Kowad tersebut sebagai wujud sinergitas TNI-Polri agar penyelenggaraan KTT G20 berjalan sukses.

"Ini juga wujud sinergitas TNI-Polri dalam mengamankan penyelenggaraan KTT G20," ujar jenderal bintang dua itu.

Ia menambahkan, patroli gabungan tersebut dilakukan secara berkala hingga kepala negara atau delegasi kembali ke negaranya masing-masing.

Dengan pengamanan yang baik, kata Dedi, akan membawa nama Indonesia menjadi harum di mata dunia.

"Kami ingin kepala negara atau delegasi merasa aman dan nyaman karena TNI-Polri selalu 24 jam mengamankan. Dengan begitu dunia mengetahui bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event internasional dari sisi pengamanan," tutur Dedi.

Selama pengamanan KTT G20, Polri mengerahkan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional terdiri atas 88 unit kendaraan roda empat dan 92 unit kendaraan roda dua.