Singapura Bersiap Hadapi Gelombang Covid Baru pada Juli atau Agustus

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung memperingatkan gelombang baru Covid-19 bisa melanda Singapura pada Juli atau Agustus. Ong juga meminta setiap fasilitas kesehatan, mulai dari panti jompo sampai rumah sakit harus bersiap menangani pasien Covid.

Ong menyampaikan, Singapura harus menghindari apa yang terjadi selama gelombang Omicron, di mana banyak orang dibawa ke rumah sakit umum karena fasilitas tempat mereka dirawat tidak dapat melayani dengan maksimal.

"Setiap tempat perawatan kesehatan harus siap Covid, bisa menangani infeksi sendiri, merawat mereka di sana," jelas Ong, dikutip dari The Straits Times, Selasa (7/6).

Singapura bersiap menghadapi gelombang Covid baru yang disebabkan sub varian Omicron BA.4 dan BA.5, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.

Ong menyampaikan, Singapura yang telah menghadapi beberapa gelombang Covid-19 bisa cukup optimis menghadapi gelombang baru ini, khususnya karena cakupan vaksinasi yang tinggi dan aturan masker masih berlaku.

Namun demikian, negara kota ini perlu menyiapkan lebih banyak tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit, jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan pasien.

Dia juga mengatakan Singapura harus fokus meyakinkan lansia berusia 60 tahun ke atas untuk mendapatkan vaksin booster. Sekitar 12 persen orang dalam kelompok usia tersebut belum mendapatkan vaksin booster.

"Ini adalah kelompok yang paling rentan, dan menurut saya kita perlu memfokuskan mereka divaksinasi suntkan ketiga," pungkasnya. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel