Singapura, Kota Primadona Investasi Properti Orang Indonesia

Liputan6.com, Jakarta :

Properti menjadi salah satu alternatif menanamkan investasi. Selain di dalam negeri, properti negara lain juga menjadi alternatif mereka yang memiliki uang untuk menanamkan investasinya.

Berdasarkan penelitian atau survei situs properti, Rumah123.com, menemukan sebanyak 17% responden masyarakat Indonesia tertarik membeli properti di luar negeri.

"Mereka yang mau berinvestasi di luar negeri karena melihat stabilitas ekonomi di sana," kata General Manager situs properti Rumah123.com, Andi Roberts, Selasa (12/2/2013).

Negara yang menjadi primadona pilihan responden sebesar 56% adalah Singapura. Australia menempati ranking kedua, dengan jumlah responden pemilih 23%.

Terakhir, 14% responden  mengincar properti luar negeri di Negeri Jiran Malaysia.

 

Selain itu, sebanyak 83% dari 6.117 orang yang berpartisipasi dalam survei tidak memiliki rencana untuk membeli properti di luar negeri dalam 6-12 bulan ke depan.

Hanya 17% responden saja yang berminat. Meskipun demikian, potensi ini diprediksikan akan terus tumbuh.

 

Selain masalah stabilitas ekonomi, nilai tukar yang menguntungkan juga disebut sebagai faktor yang mendorong orang-orang Indonesia incar properti di luar negeri.

Dari total responden yang berminta membeli properti  di luar negeri, sebanyak 24% berencana pindah dan menetap di negara tersebut. (Est/Nur)