Singgah di Bali, Wajib Mencicipi 10 Makanan Ini

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Denpasar - Pulau Bali tak hanya dikenal dengan surga keindahan alamnya, pantai-pantai dengan pasir putihnya, ombak pantainya yang jadi incaran peselancar dunia untuk mencoba liukan ombaknya dan banyak keindahan alam lainnya di sana.

Namun, yang tak kalah terkenal dari Pulau Seribu Pura tersebut ialah kuliner-kuliner Bali yang bikin ketagihan. Nah, penasaran apa saja kuliner khas tersebut yang wajib kita icip saat ke Pulau Bali. Simak ulasan di bawah ini:

1. Ayam Betutu

Kuliner ayam betutu atau bebek betutu adalah adalan kuliner Bali ayam utuh dengan bumbu cita rasa pedas, gurih kaya bumbu dari rempah-rempah yang kemudian dibakar dalam sekam. Kata betutu yang berasal dari kata tutu yang artinya bakar dan digabungkan dengan kata be yang artinya daging, yang artinya daging yang dibakar.

Salah satu ayam betutu yang terkenal adalah ayam Betutu Gilimanuk yang bisa kita temui dari keluar Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sampai ke daerah kabuputen di Bali. Salah satu produsen ayam betutu terbesar adalah Ayam Betutu Gilimanuk yang memiliki cabang di antaranya di terminal domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, di Jalan Raya Tuban, Pusat Oleh-Oleh Krisna, Jalan Merdeka Denpasar dan restoran pertama ayam betutu Gilimanuk di daerah Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Kuliner Khas dan Unik

ilustrasi sate lilit/copyright Shutterstock
ilustrasi sate lilit/copyright Shutterstock

2. Satai Lilit

Satai lilit adalah sebuah varian satai khas Bali. Satai ini terbuat dari campuran olahan daging ikan, ayam, sapi dan atau bahkan babi (karena masyarakat Bali mayoritas menganut agama Hindu). Cara membuatnya, daging yang sudah dicincang halus kemudian dicampur dengan parutan kelapa, santan, jeruk nipis, serta bumbu halus lainnya seperti bawang merah dan merica.

Daging yang sudah tercampur kepala parut dan bumbu itu kemudian dilekatkan pada batang sereh atau bambu yang telah dipipihkan halus, kemudian dipanggang di atas arang. Kita bisa menikmati satai yang per tusuknya itu hanya Rp1.500 itu dan menikmatinya dengan nasi putih hangat dan pelengkap sambal matah.

3. Lawar

Lawar adalah olahan makanan berupa campuran sayuran dan daging cincang yang dibumbui bumbu khas Bali. Penganan ini terbuat dari nangka rebus yang dicincang dan kelapa parut, kadang-kadang di beberapa daerah di Bali untuk memberikan unsur kenikmatan mereka mencampurkan darah hewan yang dibuat lawar itu.

Darah tersebut ditambahkan dengan bumbu-bumbu tertentu yang diyakini menambah cita rasa lawar Bali. Makanan ini biasanya disajikan pada saat hari raya keagamaan umat Hindu di Bali dan masyarakat biasanya menyebutnya lawar Bali.

Kendati Lawar Bali biasanya dikenal dengan olahan khas dari daging babinya, kini sudah banyak masyarakat yang mulai membuat lawar dari daging ayam atau kerbau. Hal itu dijadikan alternatif jika ada masyarakat Muslim di Bali yang ingin menikmati olahan lawar. Lawar ini pun tidak menggunakan darah melainkan diganti dengan kulit sapi atau kerbau.

4. Rujak Kuah Pindang

Rujak Kuah Pindang adalah olahan kuliner Bali dari irisan buah-buahan yang dicampur sambal rujak pedas. Masyarakat Indonesia biasa menyebutnya rujak tapi rujak kuah pindang memiliki cita rasa unik karena menggunakan air rebusan ikan pindang. Buah-buahan yang digunakan seperti mangga, bengkuang, jambu air, nanas, pepaya, kedongdong, mentimun, dan belimbing. Gula yang digunakan untuk rujak ini adalah gula pasir. Tertarik mencoba rujak kuah pindang? Jangan lupa, saat ke Bali cobain rujak ini.

5. Nasi Campur Bali

Nasi Campur Bali menjadi pilihan favorit masyarakat lokal bahkan turis mancanegara. Dengan beragam lauk seperti sayuran, telur, sambal matah, satai lilit, ayam betutu, dan daging ayam/saoi sisit. Nasi Campur Bali merupakan salah satu hidangan lokal yang khas Pulau Seribu Pura tersebut, jika sedang berkunjung ke Bali jangan lewatkan mencicipi nasi campur Bali.

Menjadi Makanan Favorit Wisatan Asing

Ilustrasi rujak kuah pindang./Copyright shutterstock.com/g/AriyaniTedjo
Ilustrasi rujak kuah pindang./Copyright shutterstock.com/g/AriyaniTedjo

6. Babi Guling

Babi guling adalah sejenis makanan khas Bali yang terbuat dari daging anak babi betina atau jantan yang perutnya telah dikeluarkan dan diisi dengan bumbu khas bali dan sayuran ketela pohon atau daun singkong lalu dipanggang dan diputar-putar hingga kulit daging berubah warna menjadi kecokelatan dan renyah.

Awalnya, olahan babi guling hanya disajikan pada upacara baik upacara adat maupun upacara keagamaan, tapi kini babi guling banyak dijual di warung makan atau restoran-restoran khas Bali.

7. Sup Kepala Ikan

Olahan dari kepala ikan ini terbuat dari kepala ikan yang dibumbui rempah-rempah seperti, jahe, kunyit, serai, bawang merah, bawang putih, kencur, cabai rawit, daun jeruk, dan daun salam. Ikan yang digunakan adalah kepala ikan cakalang, salmon, ikan bawal, napoleon, dan ikan jangki.

Sup ini biasa disajikan dengan menu tambahan sambal matah. Sup kepala ikan khas Bali ini memiliki cita rasa yang unik ada rasa asem, manis, serta gurih dan dimasak bersama irisan timun. Sangat nikmat disajikan dengan nasi putih hangat.

8. Tipat Blayag

Makanan ini adalah adalah makanas dari Buleleng. Tipat blayag memiliki bahan utama tipat atau ketupat dan ditambahkan sayuran rebus (semacam urapan sayur), kacang, ayam goreng, kerupuk kulit ayam, dan disiram kuah kental yang sangat lezat. Hidangan ini biasanya dijadikan sebagai sarapan oleh warga Buleleng, salah satu kabupaten di Bali utara.

Bikin Ketagihan

Nasi Campur Bali. foto: grivy.com
Nasi Campur Bali. foto: grivy.com

9. Nasi Jinggo

Nasi Jinggo adalah salah satu kuliner yang tidak bisa dilewatkan saat kita datang ke Pulau Bali. Nasi jinggo adalah sajian nasi putih dengan sayuran, mi, daging ayam/sapi, tempe dan sambel yang dibungkus menggunakan daun pisang berbentuk mengerucut atau memanjang.

10. Jukut Ares

Jukut Ares adalah makanan khas Bali dengan bahan utama dari batang pisang atau ares. Olahan ini disajikan berkuah dari kaldu tulang hewan sehingga memiliki cita rasa gurih, pedas dan sangat cocok disajikan dengan nasi putih dan dinikmati saat musim penghujan.

Nah, itu adalah 10 kuliner wajib yang harus kalian cicipi berlibur ke Bali. Tertarik mencoba kuliner-kuliner khas Bali tersebut? Yuk ikuti protokol kesehatan dan aturan yang berlaku saat PPKM ini agar kalian bisa datang ke Bali. Selamat berwisata kuliner....

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel