Sinjai tawarkan titik kunjungan Menparekraf di Air Terjun Salu Birayya

Tim visitasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Kemenparekraf meminta Pemkab Sinjai, Sulawesi Selatan menyiapkan tiga hingga empat titik yang akan menjadi lokasi kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Kadisparbud Sinjai Yuhadi Samad saat dihubungi dari Makassar, Jumat, mengatakan, sudah menyiapkan empat titik yang dinilai punya daya tarik dan layak dikunjungi Menparekraf yang pada kesempatan ini kapasitasnya sebagai wisatawan.

"Kami tawarkan Air Terjun Salu Birayya, wisata agro, bengkel pandai besi serta berakhir di Kampung Galung Desa Barania," katanya.

Ia menjelaskantim penilai visitasi ADWI 2022 akan datang lebih awal untuk melihat apakah titik atau lokasi destinasi di Desa Barania sesuai dengan tujuh indikator penilaian.

Adapun tujuh indikator penilaian ADWI 2022 di antaranya daya tarik pengunjung, home stay, souvernir, digital dan kreatif, toilet umum, kelembagaan desa wisata, Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE).

"Jadi tim kreatif Kemenparekraf akan mengecek kelengkapan sesuai indikator penilaian. Termasuk memberikan saran-saran tentang apa saja yang perlu dilengkapi agar lolos," kata Yuhadi Samad.

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa mengatakan kunjungan yang akan dilaksanakan Kemenparekraf tidak hanya menjadi tugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) saja namun menjadi seluruh pihak termasuk OPD lainnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Sinjai ini menyebutkan, lolosnya Desa Barania sebagai salah satu nominasi desa wisata terbaik di Indonesia menjadi kebanggaan masyarakat Sinjai.

Baca juga: Pemkab Sinjai berdayakan janda sebagai perajin desa wisata Barania

Baca juga: Meniti jalan jadikan Hutan Bakau Tongke-Tongke magnet wisata Sinjai

Baca juga: Pemkab Sinjai bertekad jadikan Tongke-Tongke wisata unggulan

Baca juga: Pelelangan Lappa layani wisata kuliner buka puasa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel