Sinopsis London Has Fallen, Serangan Teroris di Gedung Putih

Nuvola Gloria

VIVA – Film garapan Babak Najafi, London Has Fallen tayang malam ini menemani pecinta movie usai salat tarawih. Film yang ditulis oleh Creighton Rothenberger, Katrin Benedik, Chat St. John dan Christian Gudegast itu dirilis pertama kali pada 2016 silam.

Film ini merupakan sekuel dari Olympus Has Fallen yang tayang pada 2013 lalu dibintangi Gerard Butler, Aaron Eckhart, dan Morgan Freeman. 

Film ini mengisahkan badan intelijen G8 yang melacak penyelundup senjata yang juga dalang teroris Pakistan bernama Aamir Barkawi (Alon Moni Aboutboul). Saat itu angkatan udara Amerika Serikat menyerang dan membunuh Barkawi serta keluarganya. 

Kemudian Perdana Menteri Inggris, James Wilson meninggal dunia pada dua tahun setelahnya. Kematian sangat misterius, pasukan G8 menghadiri proses pemakaman di London.

Direktur Layanan Rahasia Lynne Jacobs (Angela Bassett) meminta dan menugaskan agen Mike Banning (Gerard Butler) untuk memimpin keamanan luar negeri Presiden Amerika Benjamin Asher (Aaron Eckhart). Padahal istrinya Banning akan segera melahirkan anak mereka yang dinantikan.

Rombongan tiba dengan Air Force One di Bandara Stansted. Di lain sisi, Mike Banning menggunakan Marine One untuk mengatur kedatangan sebelumnya di Somerset House, London. 

Ketika Asher's Presidential State Car tiba di Katedral St Paul, ada serangan dari sekelompok tentara bayaran yang dipimpin oleh putra Barkawi, Kamran (Waleed Zuaiter).

Sebanyak lima pemimpin Barat tewas, kepanikan massal dimana-mana. Para teroris menghancurkan pengawalan helikopter dengan rudal Stinger.

Helikopter jatuh di Hyde Park dan membuat Jacobs cedera parah. Bagaimana dengan kisah selanjutnya? Sanggupkah Banning melindungi Presiden Amerika Serikat?

London Has Fallen memperoleh penghasilan sebanyak US$205,7 juta atau setara Rp3 triliun. Ratingnya di angka skor 51 persen yang tercatat di Rotten Tomatoes.