Sinopsis Love is a Story Episode 5: Ketika Hutan Rindang Menukar Dua Jiwa

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Hari Rabu (29/9/2021) tiba, saatnya untuk Anda menyaksikan episode terbaru Vidio Original Series Love is a Story. Kelanjutan cerita Gendis (Amanda Rawles), Damar (Chicco Kurniawan), Tristan (Jerome Kurnia), dan Jelita (Rebecca Klopper) kembali dengan warna baru.

Pada episode Love is a Story sebelumnya, sekolah empat remaja ini mengadakan darmawisata ke Alas Kliwon. Di sana, para murid berkemah selama beberapa hari dalam rangka pengambilan nilai salah satu mata pelajaran.

Di hari pertama kemah musim panas di mulai, Tristan sudah kembali berulah. Ia mencari perhatian Jelita dengan cara bernyanyi sambil bermain gitar di depan api unggun. Tingkahnya ini membuat Jelita terkesan. Sayangnya, Gendis sahabat Jelita tidak suka dengan hal itu.

Apakah dengan adanya kemah musim panas ini membuat Tristan bisa lebih dekat dengan Jelita dan memenangkan cintanya? Simak sinopsis singkat Love is a Story episode 5 berikut ini.

Pertolongan Gendis

Baru semalam murid sekolah Nusa Bangsa tiba di Alas Kliwon, mereka sudah memberikan ceritanya masing-masing. Banyak murid yang memanfaatkan acara kemah ini sebagai ajang pendekatan dengan sang pujaan hati mereka.

Bukan sampai di situ saja, beberapa murid yang tidak bertanggung jawab juga mengambil kesempatan ini untuk berbuat hal yang tidak-tidak. Contoh saja komplotan berisikan tiga murid yang senang membully Damar.

Ketika malam tiba, mereka semua menjadikan Damar sebagai sasaran empuk kejahilan mereka. Mereka bertiga menakut-nakuti Damar dengan menyamar sebagai makhluk halus. Ada yang berpakaian serba putih hingga memakai topeng berwajah menyeramkan.

Untungnya, di saat yang tepat, lagi-lagi Gendis datang untuk membantunya lepas dari perbuatan mereka bertiga. Sebagai ucapan terima kasih, Gendis dijanjikan sebuah bantuan untuk beberapa keperluan di panti asuhan tempatnya tinggal.

Mencari Teka-Teki

Pada malam yang sama, semua murid dibagi menjadi beberapa kelompok. Mereka ditugaskan untuk memecahkan masalah. Masing-masing kelompok memiliki ketua dan anggotanya sendiri. Damar, Tristan, Jelita, dan Gendis pun dipersatukan oleh pembina mereka.

Karena sudah terbukti kinerjanya, Gendis pun dipilih oleh pembina untuk menjadi ketua. Mendengar hal ini, Tristan tidak terima. Ia pun mengeluarkan kata-kata yang memaki Gendis di hadapan murid lainnya.

Tristan yang kesal langsung meninggalkan barisan. Ia pergi tak tentu arah. Melihat hal ini, kelompok yang membully Damar merencanakan sesuatu yang tidak baik. Di hutan yang gelap, tiba-tiba ada seseorang yang memukul Tristan yang membuatnya jatuh tersungkur.

Dua Sahabat yang Dirundung

Setelah selesai merundung Tristan, ketiga murid ini kemudian menyasar Damar yang tengah tersesat. Mereka bertiga membawa Damar ke dalam sebuah gua kecil yang jauh dari tenda mereka berkemah.

Tubuh Tristan yang sedang terbaring tak sadarkan diri pun diletakkan tak jauh dari pintu masuk gua itu. Keesokan harinya, para guru dan murid kebingungan dengan hilangnya Damar dan Tristan.

Gendis yang tak sengaja sedang mencari kayu bakar melihat Tristan masih berada di depan gua. Ia segera membantunya. Tristan dan Gendis pun turut mencari Damar. Seketika setelah kembali ke tempat kemah, Damar menjadi pribadi yang sangar. Ia tak segan memberikan pukulan kepada orang yang merundungnya semalam di depan para guru.

Gendis pun bingung sekaligus senang melihat Damar bisa menjadi lebih berani ketimbang sebelumnya. Di sisi lain, Tristan pergi ke kamar kecil. Sebelum meninggalkan tempat itu, Tristan bercermin sebentar. Tak disangka ia menyadari bahwa dirinya adalah Damar yang terjebak dalam tubuh Tristan.

Apakah semua orang akan menyadari hal ini? Bagaimana dengan kehidupan mereka di rumah selanjutnya? Saksikan Love is a Story episode 5 yang sudah tayang hari ini. Jangan lupa untuk streaming Love is a Story episode baru yang tayang setiap Rabu hanya di Vidio.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel