Sinopsis Pengejar Angin, Film Garapan Hanung Bramantyo Sarat Makna

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu sutradara kondang asal Indonesia Hanung Bramantyo memang sudah terkenal akan karyanya yang melejit di negeri sendiri. Banyak film yang sudah ia hasilkan dengan berbagai genre berbeda. Mulai dari film religi, film biografi, hingga film keluarga.

Setelah sukses dengan film Ayat Ayat Cinta yang diadaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy pada 2008, pria lulusan Institut Kesenian Jakarta ini kembali memberikan karya terbaiknya dalam film berjudul Pengejar Angin.

Pengejar Angin sendiri rilis perdana pada 2011. Layaknya film garapan Hanung lainnya, banyak aktor ternama hingga senior yang membintangi film ini. Mereka adalah Mathias Muchus, Wanda Hamidah, Agus Kuncoro, hingga Helmy Yahya.

Konflik dan alur seperti apa yang ditawarkan oleh film Pengejar Angin? Simak sinopsis singkatnya berikut ini.

Harapan Seorang Anak

Dikisahkan seorang remaja sekolah menengah bernama Dapunta (Qausar Harta Yudana) hidup dalam kesederhanaan. Ia tinggal bersama kedua orangtuanya.

Ayah Dapunta (Mathias Muchus) tidak memiliki pekerjaan apapun. Ia hanya memimpin sebuah perkumpulan yang berisikan orang-orang untuk dilatih menjadi bandit. Para anak buahnya ini sering ia kirim untuk menghadang kendaraan yang melintasi jalan terpencil di hutan.

Meskipun tahu ayahnya hanyalah seorang penjahat jalanan, Dapunta tidak memiliki pemikiran yang serupa. Ia justru menyimpan banyak impian yang ia yakini akan menjadi kenyataan. Dapunta berharap agar bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Ada Kemauan, Ada Jalan

Perjalanan Dapunta dalam menggapai mimpi tidak semulus yang ia bayangkan. Meskipun ia terkenal pandai dan selalu menjabat sebagai ketua kelas, ada saja segelintir temannya yang merasa iri kepadanya.

Untungnya, salah satu guru Dapunta yaitu Damar (Lukman Sardi) melihat potensi Dapunta dan mulai memperkenalkannya kepada salah satu teman dekatnya yang berprofesi sebagai pelatih lari yaitu Ferdy (Agus Kuncoro)

Ferdy pun juga sependapat dengan Damar. Ada bakat terpendam di dalam diri Dapunta. Ia mulai mengajak Dapunta untuk berlatih berlari dan mulai memberikan dirinya dengan julukan Pengejar Angin.

Apakah kedatangan Ferdy mampu menjadi jawaban akan impian Dapunta? Apa yang akan Dapunta lakukan ketika di saat yang bersamaan ayahnya ditangkap oleh polisi atas kasus perampokan dan ibunya jatuh sakit? Ikuti kelanjutannya dalam film Pengejar Angin yang sudah dapat disaksikan di aplikasi Vidio.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel