Sinopsis Sinetron SCTV Dari Jendela SMP: Wulan Benar-Benar Panik, Episode Kamis 7 Januari 2021 Sore

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Dari Jendela SMP tayang setiap sore. Kali ini tentang Irfan dan Ira sedang bicara dengan dokter. Inah, Mas Ambyar, Lukman dan Inah menunggu di sini. Irfan hampiri mereka. Memberi tahu sama Inah kalau sebentar lagi Joko disiapkan untuk segera berangkat naik pesawat. Sinetron SCTV ini makin seru.

Wulan yang diperankan Sandrinna Michelle ini, benar-benar panik. Duh gimana nih? Bisa-bisa ia tak sempat lagi untuk mengantar Joko. Kok mendadak sekali. Gino kasihan sama Wulan. Jadinya Gino, Beben dan Edo akan bantuin Wulan untuk ke rumah sakit.

Santi, Lili, Ria mencari cari Billy kesana kemari. Ria dan Lili terus desak Salma dan Rafi harusnya kan Salma dan Rafi tau kemana teman mereka pergi. Kalian beneran temenan atau bukan? Masa ngga tau sih?

Iwan baca pesan Santi. Dimana anak-anak sulit temukan Billy. Ditambah lagi, Wulan, Gino dan Beben sama Edo harus pergi ke rumah sakit. Ngejar Joko yang ternyata hari ini justru dibawa pergi ke Singapura.

Drama SCTV ini ditayangkan mulai pukul 16.30 WIB.

Jalan Pintas

Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)
Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)

Gino mati-matian mengayuh sepedanya membonceng Wulan. Sementara Edo dan Beben di sini pakai sepeda membuka jalan buat Gino. Ayo cepat! Gino buru-buru kayuh terus. Gino… lewat sini… jalan pintas.. cepat.

Di sini terlihat petugas rumah sakit sudah menyiapkan Joko untuk dibawa keluar dari ruangan. Inah menghampiri Joko memegang tangannya. Ira, Linda, Irfan, Lukman dan Mas Ambyar haru lihat Inah dan Joko di sini.

Melintang di Jalan

Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)
Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)

Wulan, Gino, Beben dan Edo berpacu dengan waktu mengejar ke rumah sakit. Mereka mencari jalan pintas. Tapi tiba-tiba.. Cittt brakkk... Ada kecelakaan. Ada angkot melintang di jalan.

Joko sudah dimasukin ke dalam ambulance yang stand by. Irfan yang temani Joko, pamit sama Inah dan Ira. Irfan yakinkan Inah akan kabari terus. Nanti untuk keberangkatan Inah akan dibantu oleh Ira.

Gino sudah kepayahan kayuh sepeda. Tapi ia tak mau nyerah. Demi Wulan. Beben dan Gino juga. Tapi karena terlalu cape dan maksa.. Gino.. awaaas.. kata Wulan.. Gino nyaris aja nubruk trotoar. Gino sudah kelelahan akut.