Sinopsis Sinetron SCTV Dari Jendela SMP Episode Selasa, 30 Juni 2020

Liputan6.com, Jakarta Ikuti hari ke-2 penayangan Dari Jendela SMP. Wulan tidak bisa tidur dan merasa sangat gelisah. Saat itu Wulan mengelus perutnya dan khawatir perutnya akan membesar. Wulan sedih dan benar-benar menyesal karena tidak bisa menjaga kepercayaan orang tuanya.

Kisah Dari Jendela SMP terus berlanjut. Linda dan Lukman sedang videocall dengan Wulan. Linda meminta maaf pada anak-anaknya karena kepulangan mereka akan diundur. Lukman menyampaikan besok mereka akan menikahkan Kaila dengan pacarnya. Wulan penasaran dan tanya, bagaimana dengan sekolah Kaila, apa Kaila akan tetap sekolah. Linda mengatakan kalau Kaila terpaksa harus berhenti sekolah.

Joko kembali mau melempar batu ke jendela Wulan tetapi tidak jadi setelah Wulan keluar menemuinya. Wulan kaget dan tidak menyangka Joko nekad ke rumahnya. Joko meminta Wulan untuk menemuinya di taman.

Satria sedang menonton TV, saat Wulan menghampirinya dan ijin mau keluar beli sate. Satria kuatir dan mengatakan kalau biar dia saja yang beli. Namun Wulan menolak halus.

 

Bagaimana Dari Jendela SMP selanjutnya?

Wulan Menghindar

Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)

Joko menunggu Wulan di taman. Tidak lama kemudian Wulan datang. Joko tanya kenapa Wulan tidak mengangkat telpon darinya dan membalas pesannya, apa Wulan sengaja menghindarinya. 

Joko menggenggam tangan Wulan dan meminta maaf. Joko cerita tadi dia nonton TV, ceweknya juga hamil seperti Wulan. Wulan penasaran dan tanya, terus begaimana. Joko menjawab mereka menikah.

Wulan Telah Membohongi

Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)

Di sisi lain, tampak Satria yang mencari Wulan. Satria kecewa karena Wulan telah membohonginya. Wulan meminta maaf. Joko membela Wulan dan mengatakan dia yang salah karena dia yang mengajak Wulan.

Joko menunggu kepulangan ibunya dan berniat untuk memberitahukan semuanya malam ini juga. Tidak lama kemudian Inah pulang. Melihat Inah yang tampak sangat lelah, Joko jadi tidak tega.