Sinopsis Sinetron SCTV Dari Jendela SMP: Santi Hanya Kasihan Pada Roni, Episode Jumat 30 Oktober 2020

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Anda kembali menyaksikan Dari Jendela SMP, Jumat malam ini. Ceritanay tentang Wulan yang sedang makan bekalnya. Gino, Beben dan Edo menghampiri. Gino mau bicara. Mau minta bantuan sama Wulan. Wulan bingung. Bantuan apa.

Gino minta Wulan mau jadi guru lesnya. Buat pelajaran yang makin sulit. Bantuin Indro belajar? Tanya Joko sama Wulan. Wulan yang bilang ide itu sama Joko. Ide bagus kan? Joko setuju.

Dengan begitu Indro bisa terbantu. Dan bareng-bareng berjuang untuk beasiswa itu. Indro tampak duduk sendiri di sini. Joko dan Wulan udah nyari kemana-mana. Siapa sangka Indro di sini.

Joko dan Wulan sampaikan niatnya. Joko dan Wulan berniat membantu Indro untuk belajar. Indro menggeleng. Joko bicara sama Inah. Soal kesulitan Indro. Inah tertegun. Gimana pun mereka masih ada tanggung jawab sama Indro. Joko tahu itu. Namun Indro tahu sendiri kan. Dia menolak. Joko ada cara. Tapi sulit.

Menolak

Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)
Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)

Irfan dan Ira maka. Irfan senang Ira ajak dia makan di tempat seperti ini. Ira tampak rada tegang. Ira bilang kalau mereka sudah sama-sama dewasa. Ira tanya ke Irfan apakah serius sama Ira. Kamu serius mau kerja? Tanya uda Zein tajam.

Indro tampak rada gentar. Tapi ia sudah menguatkan hati. Iya uda.. saya harus kerja. Saya harus dapat uang. Baik.. saya suka semangat kamu.

Dapat Pekerjaan

Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)
Adegan sinetron Dari Jendela SMP tayang perdana di SCTV Senin, 29 Juni 2020 (dok Sinemart)

Ria dan Indro disini. Indro makasih sama Ria. Berkat Ria dia bisa dapat pekerjaan begini. Ria sedih lihat Indro. Ria sedih kalau begini Indro berarti nggak akan sekolah lagi. Indro siap apapun resikonya.

Joko tampak sedang bekerja. Mas Ambyar mau keluar sebentar. Mas Ambyar berpapasan sama Roni. Roni tak semangat tak seperti biasanya. Joko sapa Roni kayak biasa aja. Roni tampak gelisah.

Roni akhirnya beranikan diri bicara. Dia sudah tahu semuanya bahwa Santi hanya kasihan sama Roni. Joko kaget.