Sinyorita Sembuh COVID-19, Ungkap Perjuangan dan Sampaikan Pesan Mendalam

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sinyorita membagikan kabar jika dirinya saat ini sudah sembuh dari COVID-19. Setelah menjalani 20 hari isolasi dan harus berpisah dengan suami serta anaknya, hasil swab test terbarunya menunjukkan ia sudah negatif virus Corona.

"The Bundars is BACK. Euphoria kebahagiaan msh belom berhenti. Happy? Pasti! Enggak pernah terfikir harus berjauhan dengan 2 org tersayang sampe 20 hari lamanya," tulis Sinyorita, di akun Instagram-nya, Sabtu (26/12/2020).

Bukan tanpa perjuangan Sinyorita bisa berkumpul dengan keluarganya. Selama isolasi ia terus meyakinkan diri akan bisa sembuh dari virus yang telah merenggut jutaan nyawa manusia.

"Tidak mudah tapi juga pantang menyerah. Yuk bs yuk pejuang negatif. Yg msh fight smangat terus, sampe keok itu virus. Nakes yg berjuang dimanapun berada semoga selalu dlm lindungan Allah," lanjut Sinyorita.

Tak lupa Sinyorita berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi seperti saat ini. Agar tidak mengalami hal seperti dirinya.

"Sahabat real sahabat onlen sehat2 juga ya smua. Prokesnya jgn smp kendor. Peluk virtual satu2 🤗#thebundars#alumnicovid," tulis Sinyorita.

Perjuangan Sinyo

Sebelumnya, presenter kocak ini menyampaikan kabar dirinya terpapar COVID-19 pada awal Desember lalu. Saat itu ia tak tahu jika dirinya positif.

Setiap malam, Sinyorita merasakan sakit di sekujur tubuhnya yang dibarengi dengan demam. Saat itu ia belum menduga kalau ternyata telah terpapar Covid-19.

"Tdnya pas 3 hr lalu badan tiap tidur sakit2 gw fikir krn pegel2 and lg haid juga. Cm pas jum’at malem sakit kepala hebat, demam, terus badan sakitnya na’udzubilah," tulisnya melalui akun Instagram-nya pada Sabtu (5/12/2020).

Merasa sakit yang dirasakannya kian memburuk, Sinyorita memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter. Ternyata sesuai hasil pemeriksaan ia terpapar Covid-19. Ia pun meminta doa agar bisa segera sembuh dari penyakit tersebut.

"Karena takut thypus or db plus skalian swab. Krn jujur malah parno db dr 3 hr lalu. Eh tau2nya yg positif malah covid," tulisnya lagi.

Sinyo kemudian memilih untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Alasannya, kondisinya memungkinkan untuk menjalani perawatan di rumah. Ia menjalani isolasi mandiri di lantai yang berbeda dengan orang-orang rumahnya.

1 memang arahan dari RS boleh untuk isoman (isolasi mandiri) karena gw nggak punya riwayat penyakit bawaan. 2 memang rumah gw memungkinkan untuk isoman karena misah lantai dengan keluarga dan kelengkapan perang untuk obat vitamin alat makan mandi dll juga sangat memadai," jelas Sinyo.

Setelah menjalani isolasi mandiri selama 2 minggu, hasil SWAB Sinyo masih positif. Namun, ia tak patah semangat. Ia mengaku menghindari pikiran negatif agar tak stres. Hal itu nantinya justru akan membuat kesehatannya menurun.

Kepada para pasien yang tengah berjuang melawan Covid-19, Sinyo pun berpesan untuk menjaga psikis, mengingat hal-hal manis serta jangan sinis. Sedangkan kepada masyarakat yang orang terdekatnya terkonfirmasi positif, ia meminta untuk memberi support.

"Ksh support jgn di semprot." Pungkas ibu satu anak ini.