Sir Alex Ferguson Berulang Tahun ke-80, Ini Deretan Komentar Sensasional dan Ikoniknya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada Jumat (31/12/2021). Pria yang akrab disapa Fergie ini terkenal akan sejumlah kutipan terbaiknya.

Ferguson menukangi Manchester United selama 26 tahun dengan mempersembahkan sederet gelar bergengsi, mulai dari 13 trofi Premier League hingga dua gelar Liga Champions.

Ferguson memutuskan pensiun pada 2013 silam, dan sejak itu Manchester United pun tak pernah lagi berjaya di Premier League meski sudah beberapa kali ganti manajer.

Tak cuma lihai memoles tim, Ferguson juga dikenal pernah terlibat dalam sederet kontroversi, mulai dari perselisihan dengan Arsene Wenger hingga insiden hair-dryer di skuadnya.

Berikut kutipan legendaris yang pernah diucapkan Sir Alex Ferguson selama menangani Manchester United selengkapnya:

1. 1. Final Liga Champions Dramatis

Striker Manchester United, Teddy Sheringham, berebut bola dengan bek Bayern Munchen, Samuel Osei Kuffour, pada laga final Liga Champions di Stadion Camp Nou, Barcelona (26/5/1999). Manchester United menang 2-1 atas Bayern Munchen. (AFP/Eric Cabanis)
Striker Manchester United, Teddy Sheringham, berebut bola dengan bek Bayern Munchen, Samuel Osei Kuffour, pada laga final Liga Champions di Stadion Camp Nou, Barcelona (26/5/1999). Manchester United menang 2-1 atas Bayern Munchen. (AFP/Eric Cabanis)

"Sepak bola sialan." Kalimat tersebut dilontarkannya setelah Manchester United secara luar biasa melakukan comeback atas Bayern Munchen di final Liga Champions musim 1998/1999. Saat itu Man United sempat tertinggal satu gol dan membalikkan keadaan di menit-menit akhir melalui gol Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer.

2. Gelar Juara Musim 2002/2003

Ruud van Nistelrooy. Striker Belanda ini menjadi top skor Liga Inggris 2002/2003 dengan mencetak 25 gol, unggul 1 gol dari Thierry Henry (Arsenal). Manchester United meraih gelar Liga Inggris usai mengoleksi 83 poin, unggul 5 poin dari Arsenal sebagai runner-up di klasemen akhir. (AFP/Paul Barker)
Ruud van Nistelrooy. Striker Belanda ini menjadi top skor Liga Inggris 2002/2003 dengan mencetak 25 gol, unggul 1 gol dari Thierry Henry (Arsenal). Manchester United meraih gelar Liga Inggris usai mengoleksi 83 poin, unggul 5 poin dari Arsenal sebagai runner-up di klasemen akhir. (AFP/Paul Barker)

Manchester United yang dibesutnya keluar sebagai juara edisi 2002/2003. Gelar tersebut sekaligus menjadi trofi kedelapan bagi tim Setan Merah sejak kompetisi berubah menjadi Premier League.

“Sekarang mulai menggelitik, waktu yang melengking, saya menyebutnya.” Demikian kalimat yang diucapkan Sir Alex Ferguson pada musim itu.

3. Tentang Eric Cantona

Eric Cantona - Pria berusia 55 tahun ini bergabung dengan Manchester United pada akhir tahun 1992. Pesepak bola asal Prancis ini sukses bersama Manchester United dan menyumbangkan sembilan piala untuk The Red Devils. (AFP/Gerry Penny)
Eric Cantona - Pria berusia 55 tahun ini bergabung dengan Manchester United pada akhir tahun 1992. Pesepak bola asal Prancis ini sukses bersama Manchester United dan menyumbangkan sembilan piala untuk The Red Devils. (AFP/Gerry Penny)

Beruntungnya Man United pernah memiliki seorang Eric Cantona. Pemain besar Prancis yang menjadi legenda bagi The Red Devils. Eric Cantona diselimuti berbagai hal kontroversial dan menjadi pemain kesukaan Fergie.

“Jika pernah ada satu pemain di dunia yang dibuat untuk Manchester United, itu adalah Cantona. Dia menyombongkan diri, menjulurkan dadanya, mengangkat kepalanya dan mengamati semuanya seolah-olah dia bertanya, 'Saya Cantona. Seberapa besar kamu? Apakah kamu cukup besar untukku?'."

4. Anti Liverpool

Daniel Sturridge (tengah) mencetak satu gol saat Liverpool menghalahkan Manchester United 2-0  pada leg pertama 16 besar liga Europa di  Stadion Anfield, Liverpool, Jumat (11/3/2016) dini hari WIB. (AFP/Paul Ellis)
Daniel Sturridge (tengah) mencetak satu gol saat Liverpool menghalahkan Manchester United 2-0 pada leg pertama 16 besar liga Europa di Stadion Anfield, Liverpool, Jumat (11/3/2016) dini hari WIB. (AFP/Paul Ellis)

Fergie pernah melontarkan pernyataan pedas khusunya bagi publik Liverpool. Ia merupakan sosok yang punya rivalitas dengan The Reds, seperti yang terjadi di musim 2002/2003 ketika Man United menjadi juara Premier League.

“Tantangan terbesar saya bukanlah apa yang terjadi saat ini, tantangan terbesar saya adalah menjatuhkan Liverpool dari tempat bertengger mereka,” kata Fergie.

5. Tendang David Beckham

David Beckham - Mantan pemain Manchester United ini merupakan kiblat mode para pesepak bola.  Selain jadi bintang iklan Beckham juga pernah beradu peran di beberapa film, diantaranya Goal III, The Man from U.N.C.L.E dan yang paling anyar King Arthur. (AFP/Paul Barker)
David Beckham - Mantan pemain Manchester United ini merupakan kiblat mode para pesepak bola. Selain jadi bintang iklan Beckham juga pernah beradu peran di beberapa film, diantaranya Goal III, The Man from U.N.C.L.E dan yang paling anyar King Arthur. (AFP/Paul Barker)

Sir Alex Ferguson pernah melakukan insiden yang berujung pada luka yan dialami David Beckham, bintang Man United saat itu. Fergie yang marah menendang hingga sepatunya mengenai pelipis David Beckham dan sobek.

“Itu adalah insiden yang aneh. Jika saya mencobanya 100 atau sejuta kali itu tidak bisa terjadi lagi. Jika saya bisa, saya akan terus bermain!” ujar Ferguson.

6. Filosofi Tim

Manajer legendaris Setan Merah, Sir Alex Ferguson disebut-sebut telah menelpon Ronaldo pada Jumat pagi terkait kansnya pulang ke klub lamanya, Manchester United. Ferguson juga memerintahkan manajmen MU untuk mendatangkan sang bintang tersebut. (Foto: AFP/Odd Andersen)
Manajer legendaris Setan Merah, Sir Alex Ferguson disebut-sebut telah menelpon Ronaldo pada Jumat pagi terkait kansnya pulang ke klub lamanya, Manchester United. Ferguson juga memerintahkan manajmen MU untuk mendatangkan sang bintang tersebut. (Foto: AFP/Odd Andersen)

Sir Alex Ferguson dikenal sebagai pelatih jenius, termasuk meramu dan mengembangkan fiosofi timnya ke dalam sebuah system rotasi. Bahkan ia menggambarkan timnya seperti formasi V angsa yang terbang secara rombongan.

“Saya akan menceritakan kisah tentang angsa yang terbang 5.000 mil dari Kanada ke Prancis. Mereka terbang dalam formasi V tetapi yang kedua tidak terbang. Mereka adalah pemain pengganti untuk yang pertama. Dan kemudian yang kedua mengambil alih, jadi ini kerja tim,” terangnya.

7. Soal Tetangga Berisik

Manchester City selalu menang 5-0 dalam dua laga kandang terakhir di Liga Inggris. (Foto: AP/Rui Vieira)
Manchester City selalu menang 5-0 dalam dua laga kandang terakhir di Liga Inggris. (Foto: AP/Rui Vieira)

Sir Alex Ferguson tentu turut mengalami rivalitas timnya dengan tim tetangga, Manchester City. Tim yang memiliki dana melimpah ikut membuat Fergie harus mengeluarkan pernyataan yang cukup pedas bagi publik The Citizen, termasuk sebutan tetangga berisik.

“Ada banyak harapan di Manchester City dan dengan pengeluaran yang telah mereka lakukan, mereka harus memenangkan sesuatu. Terkadang Anda memiliki tetangga yang berisik dan harus hidup dengannya," ujarnya.

8. Perseteruan dengan Arsenal

Arsenal akan mencari sosok direktur olahraga untuk mengurusi transfer dan kontrak pemain. (doc. Arsenal)
Arsenal akan mencari sosok direktur olahraga untuk mengurusi transfer dan kontrak pemain. (doc. Arsenal)

Man United dan Arsenal terjadi pada awal millennium baru dengan saling bersaing memperebutkan gelar juara Premier League. Fergie mambawa MU juara di musim 2002/2003. Arsenal dengan pelatih Arsene Wenger giliran juara pada musim berikutnya bahkan dengan predikat tidak terkalahkan satu musim lebih.

Musim, 2004/2005, terjadi insiden perseteruan antar pemain kedua tim yang merembet ke Fergie dan juga Wenger. Fergie dengan tegas menyebut insiden itu sangat memalukan, dan sepantasnya Arsene Wenger meminta maaf.

“Untuk tidak meminta maaf atas perilaku para pemain kepada manajer lain tidak terpikirkan. Ini memalukan, tapi saya tidak berharap Wenger meminta maaf - dia tipe orang seperti itu," kata Fergie.

9. Tentang The Special One

Pasukan Jose Mourinho keluar sebagai pemenang dengan dua gol tanpa balas.  (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)
Pasukan Jose Mourinho keluar sebagai pemenang dengan dua gol tanpa balas. (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)

Fergie ikut terkesan dengan sosok Jose Mourinho. Yaitu saat Man United disingkirkan Porto yang ditangani Mourinho dan kemudian muncul sebutan The Special One.

“Dia pasti sangat senang, memanggil saya 'Boss' dan 'Big Man' ketika kami minum setelah leg pertama. Tetapi akan membantu jika salamnya disertai dengan segelas anggur yang layak. Yang dia berikan kepada saya adalah penghapus cat," beber Fergie.

Sumber: The Sun

Yuk Tengok Persaingan Premier League

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel