Sisa Pemerintahan, SBY Fokus Pembangunan Ekonomi

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan tahun 2013 dan 2014 penting dan menentukan dalam agenda pembangunan. "Utamanya pembangunan ekonomi," kata SBY, saat membuka rapat kabinet paripurna tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan pagu indikatif 2014, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 4 April 2013.

SBY mengharapkan bisa menjaga perekonomian tetap baik selama dua tahun pamungkas dari masa bakti kabinet pimpinannya. Ia memerintahkan jajarannya fokus dalam mencapai sasaran-sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah. Juga sasaran-sasaran pembangunan selama tahun 2013 dan 2014.

Setiap perencanaan, kebijakan dasar, pilihan-pilihan kebijakan, hingga RKP serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara harus dibuat dengan benar. "Kalau benar semuanya, manakala ada dinamika dan perkembangan baru, Insya Allah bisa mengelolanya," kata SBY.

SBY juga mengingatkan perekonomian perlu dijaga dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang perlu diwaspadai adalah proses pemilihan umum 2014 yang dimulai April ini. "Di satu sisi, kita harus sungguh menjaga perekonomian kita," ucap SBY. "Di sisi lain, harus mengelola politik dalam negeri karena memang ada kaitannya dengan menyukseskan pembangunan, utamanya pembangunan ekonomi."

Sebelumnya, SBY kerap mengingatkan bahwa tahun 2013 dan 2014 merupakan tahun politik. Sehingga harus benar-benar dijaga dari aneka potensi kegaduhan yang bisa berdampak pada ekonomi.

Sedang faktor eksternal, di antaranya resesi perekonomian dunia yang berpotensi menekan perekonomian Indonesia. Sehingga seluruh elemen pemerintahan harus bisa mengelola perekonomian, mulai dari aspek pertumbuhan, stabilitas harga, penciptaan lapangan kerja, hingga pengurangan kemiskinan.

PRIHANDOKO

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...