Sisca Yofie Sempat Cekik Pembunuhnya

TEMPO.CO, Bandung - Kasus pembunuhan sadis yang menimpa eks model jelita Sisca Yofie sedikit demi sedikit mulai terkuak. Dua tersangka pelaku pembunuhan Sisca, Wawan dan Ade, bernyanyi di depan penyidik.

Menurut Kapolrestabes Bandung Kombes Sutarno, Wawan sudah bercerita banyak ketika diperiksa, Senin 12 Agustus 2013. Dia menceritakan dengan detail kronologis peristiwa pembunuhan yang berawal dari upaya penjambretan ini.

Menurut Sutarno, Wawanlah yang mengajak keponakannya, Ade, berkeliling mencari mangsa untuk dijambret dengan alibi mengedarkan proposal perayaan 17 Agustus. Agar keberanian Ade terbangun, Wawan sengaja menyuruh Ade minum bir di sebuah pos Siskamling sebelum mereka beraksi.

Di depan rumah Sisca Yofie, mereka berhenti. "Wawan mendekati mobil korban dan mengambil tas korban yang ada di dalam mobil," kata Sutarno.

Saat itulah, terjadi pergumulan karena Sisca Yofie berusaha merebut kembali tasnya.  Sisca bahkan sempat mencekik Wawan.  "Korban mengejar dan melakukan perlawanan sampai berhasil mencekik leher pelaku dari belakang,"kata Sutarno. Perlawanan Sisca ini berujung fatal.

"Wawan mengaku dia berusaha lari dan membacokkan golok ke arah belakang, ke arah korban, tanpa melihat (bacokannya) kena bagian tubuh korban mana,"kata Sutarno. "Ade mengaku sempat mendengar teriakan namun tak terdengar jelas karena suara motor (yang dia kemudikan),"kata dia lagi.

Setelah membacok beberapa kali, Wawan merasakan belitan tangan Yofie terlepas. Namun korban jatuh ke samping belakang motor dan rambutnya yang panjang masuk dan tersangkut gir roda belakang lalu terus terseret motor. "Si Ade yang tidak yang tidak tahu korban jatuh dan rambutnya tersangkut terus saja melarikan motornya,"kata Sutarno.

ERICK P. HARDI

Topik Terhangat:

Arus Balik Lebaran | Ahok vs Lulung | Sisca Yofie | Penembakan Polisi | Bom Vihara Ekayana

Berita Terpopuler:

Kisah Pembunuhan Sisca Yofie Versi Pelaku

Haji Lulung Tak Mau Lagi Diadu dengan Ahok

Ayah Pembunuh Sisca Yofie Menyesal dan Malu

Eggi Sudjana Mengeluh Jarang Diwawancara Wartawan

Ini Kejanggalan Pengakuan Pembunuh Sisca Yofie 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.