Sisi Lemah Vietnam: Celah yang Bisa Membuat Timnas Indonesia Meraih Kemenangan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam pada matchday ketujuh Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Al Maktoum Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Senin (7/5/2021).

Vietnam yang saat ini masih bertengger di puncak klasemen sementara Grup G diatas kertas lebih diunggulkan pada laga nanti.

Tapi, beban harus menang untuk mengamankan peluang ke babak selanjutnya, ditambah penampilan agresif timnas Indonesia saat menahan imbang Thailand (3/6/2021) membuat Vietnam justru sedang berada dalam tekanan besar.

"Dalam situasi ini, Indonesia punya potensi menang atau minimal imbang pada laga nanti," ujar Raja Isa, pelatih asal Malaysia kepada Bola.com, Minggu (6/5/2021).

Raja Isa yang kini menangani klub Liga 1 Bangladesh, Muktijoddha Sangsad KC mengungkapkan selain beban harus menang atas Indonesia, Vietnam menghadapi masalah dengan sejumlah pilar yang absen karena cedera atau tak bisa meninggalkan klubnya.

Di antaranya kiper Van Dam Lam yang saat ini bermain Cerezo Osaka (Jepang) dikabarkan tak bisa datang ke Dubai karena status merah COVID-19 di Uni Emirat Arab.

Bek tengah Vietnam, Nguen Trong Huang juga dipastikan absen karena sanksi akumulasi kartu. Sedangkan Nguyen Quy Hai (gelandang) dan Luong Xuan Truong masih menjalani perawatan intensif untuk memulihkan cedera.

Pertandingan Vietnam Vs Timnas Indonesia akan ditayangkan langsung oleh SCTV.

Disiplin Sepanjang Laga

Timnas Indonesia - Shin Tae-yong, Asnawi, Osvaldo Haay, Syahrian Abimanyu (Bola.com/Adreanus Titus)
Timnas Indonesia - Shin Tae-yong, Asnawi, Osvaldo Haay, Syahrian Abimanyu (Bola.com/Adreanus Titus)

Menurut Raja Isa, dengan latar belakang pelatih kedua tim yang sama-sama berasal dari Korea Selatan, membuat karakter tim mirip dengan pendekatan disiplin, kerja sama dan fokus di sepanjang laga.

"Indonesia harus cepat beradaptasi dan mewaspadai tekanan. Sepanjang pengamatan saya, Vietnam bukan hanya melakukan pressing ketat tapi juga kerap memprovokasi pemain lawan agar kehilangan konsentrasi," papar Raja Isa yang mengantongi lisensi Pro-AFC setelah mengikuti tahapan kursus di Vietnam.

Raja Isa pun menyarankan pemain Timnas Indonesia meminimalkan kesalahan yang tak perlu. Seperti saat melepaskan umpan yang kerap terburu-buru dan mengantisipasi umpan bola udara ala Vietnam.

"Indonesia harus menjaga konsentrasi pada sepuluh menit pertama dan terakhir serta menghindari defensive error," terang Raja Isa yang pernah menangani Persipura Jayapura dan PSM Makassar ini.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel