Sisir 1.000 Situs Judi Online, Polisi Ringkus 62 Tersangka di Jambi

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi menangkap 62 tersangka perjudian online dan mengungkap 1.000 situs yang tersebar di internet. Situs tersebut diketahui berpusat luar negeri.

Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Christian Tory mengatakan kasus perjudian online yang diungkapkan Polda Jambi berjumlah 45 kasus dengan 62 tersangka. Puluhan tersangka ini berperan sebagai sebagai pemain.

Puluhan pemain judi online itu mengakses situs ilegal yang berpusat di luar negeri. "Sebagian besar berada di Amerika, Singapura, Kanada, Islandia, Vietnam dan lainnya," kata Christian Tory, pada Selasa (30/8).

Dia pun mengatakan saat ini belum ditemukan situs perjudian online yang berpusat di Jambi. "Kita tetap melakukan pelacakan server-server yang khususnya berada di wilayah Provinsi Jambi. Sampai saat ini kita masih mencari," bebernya.

Kemudian tim siber Polda Jambi turut menemukan sekitar 1.000 situs perjudian yang tersebar di internet. Sejumlah situs ini diajukan agar segera diblokir.

"Tim siber kami melakukan patroli mencari atau melacak situs-situs perjudian online. Kemudian kami menemukan kurang lebih 1.000 situs online," terang Christian Tory.

Sebagai tindak lanjut, Direktorat Reskrimsus Polda Jambi sudah mengajukan pemblokiran sejumlah situs tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Kita bekerja sama dengan Kementerian Kominfo untuk melakukan penutupan situs-situs tersebut. Kita melakukan komunikasi,"jelasnya.

Tidak hanya itu, dalam pengungkapan kasus tersebut, tim dari Polda Jambi turut menemukan sekitar 400 rekening yang digunakan untuk menjalankan perjudian online. Ratusan rekening ini sudah diblokir.

"Kita menemukan kurang lebih 400 rekening bank. Lalu, kita melakukan pemblokiran," tutupnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 12 komputer, 57 ponsel, delapan buku tabungan, 12 kartu ATM, uang tunai senilai Rp13 juta dan lainnya.

Reporter: Hidayat [cob]