Sisirteco aplikasi batas kendaraan zona emisi rendah di Tebet Eco Park

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menguji coba Sisirteco, aplikasi pembatasan kendaraan di kawasan zona emisi rendah (low emission zone/LEZ) Tebet Eco Park berbasis digital.

"Namanya Sisirteco, Sistem Informasi Parkir Tebet Eco Park biar gampang diingat," kata Kasi Sistem Informasi Siber dan Sandi, Fauzi berdasarkan keterangan yang diterima, di Jakarta, Sabtu.

Aplikasi Sisirteco merupakan hasil kolaborasi dengan Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan yang memudahkan petugas untuk menekan mobilitas kendaraan di zona emisi rendah (low emission zone).

Aplikasi ini nantinya menggunakan identitas (ID) sebagai bentuk tanda atau stiker bagi yang sudah mendaftarkan kendaraan bermotornya di aplikasi.
Baca juga: Taman Tebet bakal jadi zona emisi rendah


Jika sudah terdaftar, petugas akan melihat tanda dengan mengecek telepon genggam (handphone) dan kendaraan bisa melintas di kawasan zona rendah emisi (low emission zone), lalu diarahkan mencari ruang parkir.

Adapun pendataan kendaraan bermotor sudah dilakukan pihak Kecamatan Tebet, Kelurahan Tebet Barat, Kelurahan Tebet Timur, RT, dan RW. Hasilnya sejumlah 600 lebih kendaraan sudah terdaftar oleh petugas.

Selain itu, Kepala Sudinhub Jaksel Susilo mengatakan, warga yang tinggal di Tebet bisa dengan bebas melalui kawasan zona emisi rendah.

"Namun, warga luar Tebet diharapkan tidak lagi menggunakan kendaraan bermotor. Boleh bersepeda, jalan kaki, dan dianjurkan memakai kendaraan umum kalau mau ke Tebet Eco Park," kata Susilo.

Kepala Sudin Kominfotik Jaksel Sugiono menyatakan, pihaknya mendukung upaya inovasi yang ada di Jaksel yakni program kolaborasi yang akan diterapkan di Tebet Eco Park.

"Ini pertama kalinya pembatasan kendaraan atau filterisasi kendaraan diterapkan pada kawasan LEZ, khususnya di Tebet Eco Park. Diharapkan setiap pengunjung yang nantinya datang, menggunakan kendaraan umum dan tetap bisa menikmati taman," katanya pula.
Baca juga: Pemkot siapkan lima lokasi parkir jelang pembukaan Tebet Eco Park
Baca juga: Pemprov DKI gencarkan zona rendah emisi di Tebet Eco Park

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel