Sistem CEISA Down, Bea Cukai: Layanan Kepabeanan Terganggu Signifikan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation (CEISA), Direktorat Bea dan Cukai mengalami gangguan atau down sepekan ini. Hal tersebut berdampak signifikan pada layanan kepabeanan baik di pelabuhan hingga bandara.

Kasubdit Komunikaasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Hatta Wardhana mengungkapkan, gangguan tersebut terjadi dari sisi database karena adanya force majeure pada sistem IT. Beberapa aplikasi pelayanan yang terganggu seperti terkait impor, ekspor, manifes dan portal pengguna jasa.

Gangguan yang terjadi diakui sangat signifikan. Sebab, menghambat berbagai pelayanan kepabeanan seperti pengiriman dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan pengiriman dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Kemudian pengurusan surat persetujuan pengeluaran barang (SPPB) serta nota pelayanan ekspor (NPE).

"Pelayanan Bea dan Cukai menjadi terganggu secara signifikan," ujar Hatta, Jumat, 16 Juli 2021.

Baca juga: Pemerintah Bayar SBN dan Pinjaman Valas, Utang Luar Negeri RI Turun

Dia memastikan, Bea Cukai telah melakukan restart sistem dan memonitor aplikasi CEISA secara berkala kemudian melakukan pemindahan data dari Data Center (DC) ke Disaster Recovery Center (DRC). Pelayanan secara manual pun dilakukan di kantor pelayanan dengan pengoptimalan jumlah pegawai yang melaksanakan work from office (WFO) di tengah pelaksanaan PPK darurat.

"Perbaikan diharapkan selesai sampai dengan akhir pekan ini," ungkapnya.

Lebih lanjut menurutnya, Bea Cukai juga telah berkomunikasi dengan pihak pengelola Tempat Penimbunan Sementara (TPS) untuk dapat memberikan relaksasi kepada pelaku usaha. Sehingga kerugian akibat adanya gangguan sistem ini bisa ditekan.

Bagi pengguna jasa yang sebelumnya sudah mengunggah dokumen dan ingin mengetahui kemajuan proses layanan bisa menghubungi kantor pelayanan Bea Cukai setempat atau dapat menghubungi Contact Center Bravo Bea Cukai di 1500225.

Dia mengatakan, aplikasi mandiri di luar CEISA turut dimasukkan ke dalam protokol sehingga proses penyelesaian dokumen tidak sepenuhnya berjalan manual sehingga membantu mengefisiensikan proses kerja.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel