Siswa di Serang yang Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk ke Sekolah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Serang - Pemkot Serang sedang mengejar vaksinasi Covid-19 pelajar SD dan SMP yang berusia minimal 12 tahun, agar bisa menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah. Dari 26.000 pelajar, tak sampai 20 persen yang baru divaksin.

Wali Kota Serang, Syafrudin, di SMPN 7 Kota Serang, Senin (22/8/2021) mengatakan, selain ke siswa, vaksinasi tentu juga akan menyasar ke guru dan orangtua siswa, agar herd immunity terbentuk.

Syafrudin mewajibkan seluruh pelajar di Ibu Kota Banten divaksin, jika belum ada yang divaksin dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dilakukan, maka siswa tidak boleh mengikuti pelajaran di sekolah.

"Harus divaksin dulu. Jadi harus bawa kartu vaksin ke sekolah," kata Syafruddin.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Target 300 Siswa per Hari

Pemkot Serang menargetkan 300 siswa bisa di vaksin setiap harinya, agar PTM bisa segera dilakukan. Dalam 10 hari kedepan, Syafrudin menargetkan vaksinasi terhadap pelajar sudah selesai dan bisa segera melalukan KBM.

"Mudah-mudahan minggu depan atau 10 hari kedepan selesai, baru kita laksanakan tatap muka. Target sehari itu anak sekolah di vaksin itu 300 orang, itu digelar di sekolah masing-masing," ujarnya.

Simak juga video piihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel