Siswa SD 'Disuguhi' Buku Penjaskes Berbau Pornografi

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Hasbi

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Setelah siswa SD di Kabupaten Bandung Jawa Barat dihebohkan dengan beredarnya buku bacaan siswa SD berbau pornografi, kali ini siswa kelas V SD Negeri 022 Sei Keledang, Kota Samarinda mengalami nasib serupa. Pasalnya siswa disuguhi soal Pekerjaan Rumah (PR) yang mengandung muatan pornografi oleh guru kelasnya.

Soal yang diduga berbau porno tersebut termuat dalam pilihan ganda dan esai di buku mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kelas V SD yang diterbitkan Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional, dengan penerbit PT BSE dan diperbanyak CV Karunia. Buku itu ditulis Giri Verianti.

Dalam soal PR siswa kelas V yang ditugaskan gurunya pada Jumat (14/9/2012) kemarin dan disuruh kumpulkan Sabtu (15/9/2012) hari ini, memuat beberapa soal pilihan ganda A,B,C dan D serta esai yang kalimatnya mengandung unsur pornografi seperti, "Bila kita melakukan hubungan seksual, maka.....?. "Alat kelamin perempuan dinamakan?". "Sperma keluarnya lewat mana?".

"Kebetulan tadi malam siswa hendak mengerjakan soal itu karena dikumpul Sabtu hari ini, jadi anak saya karena tidak tahu jawabannya, dia nanya ke kami (orangtua)," ujar orangtua murid yang enggan disebut namanya, kepada Tribun Kaltim (Tribun Network), Sabtu (15/9/2012).

Menurut orangtua murid tersebut, tadi di sekolah, ketika PR itu dikumpulkan, sebagian besar siswa tidak mengerjakan karena tidak mengerti.

"Anak-anak yang lain katanya enggan mengerjakan soal itu karena tidak mengerti," ungkapnya.

Orangtua murid itu menilai, dalam buku Penjaskes tersebut terdapat dua lembar soal pilihan ganda dan esai yang memiliki muatan pornografi.

"Saya kira buku itu tidak pantas dijadikan pedoman karena mengandung unsur pornografi," katanya.

Dikonfirmasi terkait adanya soal PR berbau porno yang termuat dalam buku Penjaskes itu, Kepala SDN 022 Samarinda Seberang, Yusran SPd mengaku, dirinya belum mengetahui terkait adanya soal PR yang berbau pornografi.

"Sampai saat ini saya belum tahu, informasi dari orangtua murid maupun dari guru yang bersangkutan juga belum ada," kata Yusran.

Dia berjanji, akan segera menelusuri keberadaan buku yang memuat soal PR berbau pornografi itu.

"Insya Allah kita akan coba telusuri dan konfirmasi dengan guru yang bersangkutan. Kita ingin tahu kalimat soalnya seperti apa, apakah soal itu dia buat sendiri atau diambil dari buku panduan lain. Biasanya kalau untuk PR, kebanyakan guru itu mengambil dari buku lain, entah dari penerbit mana kita enggak tahu," jelasnya.

Baca Juga:

  • BKPRMI Makassar Kecam Pemberitaan Metro TV 
  • Korban Tewas di Jalinsum Bawa Alat Hisab Sabu 
  • Ketua DPRD Pemalang Nyabu Direhabilitasi di Lido 
  • Kronologi Penangkapan Ketua DPRD Pemalang 
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.