Siswa SMK Tewas Terjepit Mesin Press Triplek, Kondisinya Mengenaskan

Merdeka.com - Merdeka.com - Nasib nahas dialami seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Muaro Jambo bernama Firmansyah (17). Dia meninggal dunia akibat terjepit mesin Hotpress pada Senin (31/10) kemarin.

Peristiwa itu terjadi di salah satu perusahaan produksi kayu triplek PT SGS Desa Sarang Burung, Muaro Jambi, sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden itu kemudian dilaporkan ke polisi.

"Kita mendapatkan laporan langsung ke TKP dan ke Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi," kata Kapolsek AKP Rody Hambal saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Selasa (1/11).

Rody mengatakan bahwa korban bernama Firmansyah merupakan siswa magang di PT SGS tersebut. Kemudian saat itu mesin Hotpress 23 mengalami kerusakan sehingga korban membantu memperbaiki alat tersebut.

"Jadi, tanpa disadarinya mesin Hotpress 23 bergerak sendiri. Korban pada saat itu sedang berada di bawah mesin. Seketika badan korban serta kepala, terjepit ke bawah," ujar dia.

Korban Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Menurut Roby, korban sempat dibawa ke RSUD Raden Mattaher untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, setelah beberapa jam menjalani perawatan nyawanya tidak tertolong.

"Bagian mukanya lebam hitam karena panas mesin. Kedua matanya bengkak memerah. Lalu, bagian punggung, kaki, dan dada luka lecet. Korban meninggal di IGD," kata dia.

Roby menambahkan, berdasarkan keterangan OKI selaku HRD PT. SGS, melaporkan kejadian kecelakaan kerja di perusahaan tersebut. Polisi mendapatkan informasi sekitar pukul 18.43 WIB, langsung melakukan olah TKP, memeriksa saksi, mengidentifikasi, memasang police line, dan sebagainya.

"Ada unsur kelalaian atau tidak, pihak Polres yang bisa menjawab. Kita sudah bertemu pihak keluarga korban juga. Ini sesuai dengan prosedur PKL," tutup dia.

Reporter: Hidayat [gil]