Situasi Ketidakpastian Akibat Covid-19 Membuat Sektor Properti Makin Lama Pulih

RumahCom – Dampak Covid-19 terhadap sektor properti akan sangat buruk terutama karena semua orang lebih menahan diri dan fokus pada keselamatan dan kesehatan. Namun, ada potensi demand yang menggelembung saat nanti wabah ini berakhir.

Coronavirus Disease 19 (Covid-19) telah ditetapkan sebagai bencana pandemi global dan imbasnya akan sangat luas. Khususnya untuk sektor perekonomian dengan berbagai turunan bisnisnya termasuk sektor properti.

Sedikit pergerakan kenaikan untuk sektor properti pada akhir tahun lalu menjadi tidak berarti bahkan langsung terpukul kembali dengan adanya kasus virus yang menular antar manusia ini. Prediksi umum dari berbagai kalangan, prospek pertumbuhan sektor properti akan berada pada titik paling minimal.

Menurut Anton Sitorus, Director, Head of Research & Consultancy Savills Indonesia, sebuah perusahaan riset, konsultan, dan manajemen properti, sektor bisnis sudah terbiasa dan harus bisa menyikapi situasi ketidakpastian. Hanya saja masalah terbesar dari pandemi Covid-19 adalah ketidakpastiannya sulit diprediksi dan terlanjur menjadi momok yang menakutkan.

“Hingga saat ini kita masih menunggu apakah ada vaksin yang bisa dijadikan obat penyembuh. Katakan vaksinnya hari ini sudah ada, itu untuk recovery bisnis setidaknya memerlukan waktu minimal enam bulan. Jadi gambarannya sangat berat, developer tidak akan menetapkan target tinggi, apalagi bisnis mal dan hotel yang akan paling terpukul,” ujarnya.

Teknologi memang bisa membantu misalnya dengan menggencarkan promo melalui berbagai channel online hingga kontak telepon. Memaksimalkan work from home (WFH) yang diinstruksikan oleh pemerintah bisa dimaksimalkan untuk tetap meraih potensi pasar sektor properti.

Rumah bisa memberikan kenyamanan yang tak bisa diungkapkan. Terus apa sih enaknya punya rumah sendiri? Simak selengkapnya di video berikut ini.

Hanya saja sentimen pelemahan ekonomi dari kasus ini akan sulit digerakkan hingga ditemukan solusi untuk permasalahan Covid-19. Kendati developer menerapkan strategi yang sangat bagus, sentimennya yang akan sulit diubah terlebih prioritas orang akan lebih fokus pada keselamatan dan kesehatan diri sehingga pikiran lain seperti mencari rumah akan ditangguhkan sementara.

Kalangan developer maupun konsumen investor yang memiliki modal cukup kuat dengan optimisme besar nantinya akan membuat recovery pasar bisa berjalan dengan lebih cepat saat wabah ini berakhir. Karena itu kalangan developer tetap harus bersiap-siap dengan strategi, konsep baru, dan hal lainnya terkait proyek yang nantinya akan dilepas ke pasar.

“Saat ini semua belum fokus pada sektor bisnis, tapi ini akan menjadi pasar yang tertahan dan akan menggelembung. Saat wabah ini berakhir akan ada bounchback atau demand besar yang sebelumnya tertahan dan masuk ke pasar. Developer yang siap dengan strategi, konsep baru, dan produk yang baik akan diuntungkan dengan situasi tersebut. Tapi moment ini time frame-nya tidak akan lama,  hanya developer yang siap yang akan bisa meraih pasar tertahan ini,” jelas Anton.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah