Situbondo Jadi Kabupaten Terinklusif di Jatim Versi USAID

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Situbondo - Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (United States Agency for International Development/USAID) memberikan penghargaan predikat Kabupaten Terinklusif 2021 ke Kabupaten Situbondo.

Penyerahan penghargaan predikat Kabupaten Terinklusif diserahkan oleh Konsul Jenderal Amerika di Surabaya Jonathan Alan kepada Bupati Situbondo Karna Suswandi secara virtual, Kamis (7/10/2021).

"Alhamdulillah hari ini kami bisa memberikan sebuah penghargaan, di mana Kabupaten Situbondo terpilih sebagai kabupaten terinklusif di Jawa Timur," kata Bung Karna, sapaan bupati, dikutip dari TimesIndonesia.

Bung Karna mengaku, Pemkab Situbondo telah melakukan berbagai hal hingga akhirnya bisa mendapatkan anugerah kabupaten terinklusif di Jatim. Di antaranya, menerbitkan Perda disabilitas, membangun aksesibilitas yang ramah disabilitas hampir di semua tempat umum, seperti pasar, alun-alun, dan pelayanan perkantoran.

Predikat Kabupaten Terinklusif dicapai, lanjut dia, tidak lepas dari seluruh partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, predikat Kabupaten Terinklusif dari USAID yang merupakan mitra kunci yang bergerak di bidang ekonomi pembangunan dan kemanusian untuk negara lain di Indonesia, khususnya di kewirausahaan dan ketenagakerjaan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Situbondo Berjaya

Ia menambahkan, Pemkab Situbondo akan terus berusaha memenuhi hak-hak penyandang disabilitas, khususnya untuk pengembangan kewirausahaan maupun diketenagakerjaaan.

"Semoga dengan predikat Kabupaten Terinklusif ini bisa memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat dalam mewujudkan perekonomian inklusif. Salam inklusi, disabilitas berdaya, masyarakat sehat, ekonomi kuat, dan Situbondo Berjaya (berakhlak, adil, sejahtera dan berdaya," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel