Skandal Bupati Aceng, Warga Garut di Jakarta Resah

TEMPO.CO, Jakarta - Perkumpulan warga asal Garut di Jakarta (Asgar Jaya) meminta Bupati Aceng Fikri segera meletakan jabatannya akibat skandal pernikahan sirinya dengan Fany Octora, 18 tahun. "Malulah, harusnya tahu diri, adanya demo penolakan adalah bukti dia sudah tidak diinginkan lagi warga," ujar Sekretaris Jenderal Asgar Jaya, Aa Salis Wijaya, Selasa, 4 Desember 2012.

Penyidikan kasus kriminal yang membelit Aceng diprediksi bakal berlangsung lama, sehingga dikhawatirkan mengganggu kinerja pemerintahan kabupaten Garut. "Kalau sudah begini jelas tugasnya terganggu," kata dia. Karena itu, Aa berharap, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan segera mengambil sikap, sehingga pelayanan publik di kota Domba kembali normal. "Sayang kalau pelayanan masyarakat jadi sedikit terganggu," katanya.

Bukan hanya itu, aksi demontrasi yang dilakukan warga di sekitar gedung pemerintahan, Pendopo, Garut yang sudah menjurus kekerasan, juga dikhawatirkan banyak menimbulkan kerusakan fasilitas publik. "Bukan hanya (kerugian) immateril karena pelayanan terganggu, namun kerugian materil jelas tidak terelakkan," kata Aa lagi.

Karir politik Bupati Aceng kini tengah di ujung tanduk akibat perbuatannya menceraikan istri sirinya yang keempat Fany Octora, secara sepihak lima bulan lalu. Perceraian dilakukan via pesan pendek, hanya empat hari setelah pernikahan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memantau masalah ini.  

Senin lalu, Fany Octora yang didampingi keluarga beserta tim pengacaranya, resmi mendaftarkan laporannya kepada Mabes Polri. Dia mengadukan ihwal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Untuk mendapatkan perlindungan hukum, kini janda 18 tahun tersebut berada di bawah pengawasan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

JAYADI SUPRIADIN

Berita Terpopuler:

Rhoceng, Rhoma-Aceng untuk 2014 Ramai di Twitter

Jokowi Akan Nonton Bidadari-bidadari Surga 

Kate Middleton dan Tradisi Aneh Calon Ratu Inggris

Golkar Tak Mau Dipermalukan Bupati Aceng 

Kasus Fany Octora, Bupati Garut Dipecat Golkar?  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.